Tak Mudik Lebaran ke Solo, Tahun Ini Jokowi ke Yogyakarta
Senin, 25 April 2022 - 16:18 WIB
loading...
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan bahwa dirinya akan melakukan mudik saat Hari Raya Idul Fitri 1443 H/2022 M nanti. Foto/Antara
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan bahwa dirinya akan melakukan mudik saat Hari Raya Idul Fitri 1443 H/2022 M nanti. Jokowi yang biasanya pulang kampung ke Solo, tahun ini dirinya bersama keluarga akan akan mudik ke Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.
"Saya mudik ke Solo tapi saya enggak ke Solo jadi saya ke Jogja," ungkap Jokowi usai meninjau sirkuit Formula E, Ancol, Jakarta Utara, Senin (25/4/2022). Baca juga: Mudik Tahun Ini Tidak Biasa, Simak Skenario Pertamina Amankan Pasokan BBM
Di Yogyakarta, Jokowi mengatakan bahwa dirinya juga akan melaksanakan Salat Idul Fitri di sana bersama keluarganya. "Insya Allah iya," ungkapnya.
Jokowi juga menegaskan bahwa dirinya tidak akan melakukan open house. Karena hal tersebut seperti yang disampaikannya beberapa waktu lalu. Baca juga: Heboh Rombongan Bajaj Mudik Lintasi Bekasi, Pilih Jalan Malam
"Ndak (ada halal bihalal). Seperti yang sudah saya sampaikan, halal bihalal terutama yang menyangkut kerumunan orang banyak, pemerintah ajak sebaiknya tidak. Utamanya untuk para pejabat," tegasnya.
"Saya mudik ke Solo tapi saya enggak ke Solo jadi saya ke Jogja," ungkap Jokowi usai meninjau sirkuit Formula E, Ancol, Jakarta Utara, Senin (25/4/2022). Baca juga: Mudik Tahun Ini Tidak Biasa, Simak Skenario Pertamina Amankan Pasokan BBM
Di Yogyakarta, Jokowi mengatakan bahwa dirinya juga akan melaksanakan Salat Idul Fitri di sana bersama keluarganya. "Insya Allah iya," ungkapnya.
Jokowi juga menegaskan bahwa dirinya tidak akan melakukan open house. Karena hal tersebut seperti yang disampaikannya beberapa waktu lalu. Baca juga: Heboh Rombongan Bajaj Mudik Lintasi Bekasi, Pilih Jalan Malam
"Ndak (ada halal bihalal). Seperti yang sudah saya sampaikan, halal bihalal terutama yang menyangkut kerumunan orang banyak, pemerintah ajak sebaiknya tidak. Utamanya untuk para pejabat," tegasnya.
(kri)
Lihat Juga :