Pengamat Sebut Street Race Implementasi dari Konsep Presisi Polri
Minggu, 24 April 2022 - 17:06 WIB
loading...
A
A
A
Dengan street race ini kata Fariza, energi para pembalap dan penonton tersalurkan dengan aman karena dikawal intensif oleh Polda Metro Jaya.
Menurut Fariza, street race ini merupakan upaya inovatif yang dilakukan Polda Metro Jaya khususnya Ditlantas Polda Metro Jaya, karena sesuai hukum kekekalan energi, energi itu tidak bisa dihilangkan namun hanya bisa disalurkan dan diubah bentuknya.
"Energi dan antusiasme para pembalap motor dan mobil ini yang sangat ingin bertarung namun tidak mendapatkan tempat dan fasilitas ini disalurkan dengan baik oleh Polda Metro Jaya dengan mengadakan street race ini," jelasnya.
Fariza menjelaskan, langkah ini merupakan upaya inovatif yang perlu dipuji apalagi melihat antusiasme para peserta yang ingin mengikuti street race ini membludak dan lebih dari 600 di hari pertama dan kedua.
"Saya yakin ini memberikan kepuasan yang besar kepada pembalapnya karena telah di fasilitasi oleh Ditlantas Polda Metro Jaya juga oleh para penonton yang dibuktikan dengan antusiasme ketika melihat balapan ini," ungkapnya.
Berkaitan dengan itu, tambahnya, sesuai hasil riset disertasi doktoral yang ia lakukan menunjukkan faktor pembentuk citra institusi adalah inovasi kemudian hubungan masyarakat serta kepuasan publik. "Namun faktor terbesar pembentuk citra institusi adalah kepuasan publik," ujar Fariza.
Menurut Fariza, street race ini merupakan upaya inovatif yang dilakukan Polda Metro Jaya khususnya Ditlantas Polda Metro Jaya, karena sesuai hukum kekekalan energi, energi itu tidak bisa dihilangkan namun hanya bisa disalurkan dan diubah bentuknya.
"Energi dan antusiasme para pembalap motor dan mobil ini yang sangat ingin bertarung namun tidak mendapatkan tempat dan fasilitas ini disalurkan dengan baik oleh Polda Metro Jaya dengan mengadakan street race ini," jelasnya.
Fariza menjelaskan, langkah ini merupakan upaya inovatif yang perlu dipuji apalagi melihat antusiasme para peserta yang ingin mengikuti street race ini membludak dan lebih dari 600 di hari pertama dan kedua.
"Saya yakin ini memberikan kepuasan yang besar kepada pembalapnya karena telah di fasilitasi oleh Ditlantas Polda Metro Jaya juga oleh para penonton yang dibuktikan dengan antusiasme ketika melihat balapan ini," ungkapnya.
Berkaitan dengan itu, tambahnya, sesuai hasil riset disertasi doktoral yang ia lakukan menunjukkan faktor pembentuk citra institusi adalah inovasi kemudian hubungan masyarakat serta kepuasan publik. "Namun faktor terbesar pembentuk citra institusi adalah kepuasan publik," ujar Fariza.
Lihat Juga :