PVMBG: Material Erupsi Gunung Anak Krakatau Tidak Menjangkau Sebesi dan Banten

Minggu, 24 April 2022 - 10:31 WIB
loading...
PVMBG: Material Erupsi...
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memastikan material erupsi Gunung Api Anak Krakatau (GAK) tidak akan menjangkau wilayah Sebesi dan Banten. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memastikan material erupsi Gunung Api Anak Krakatau (GAK) tidak akan menjangkau wilayah Sebesi dan Banten. Terakhir dilaporkan erupsi Gunung Anak Krakatau terjadi pada hari Jumat (22/4) pukul 17.48 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ±800 m di atas puncak.

“Material dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang membahayakan jiwa umumnya tidak akan menjangkau warga Sebesi dan Banten, kalau pun sampai, hanya abu vulkaniknya karena bergantung pada arah dan kecepatan angin, dan ini dapat dimitigasi dengan menggunakan masker,” ujar PVMBG dikutip dari media sosial resminya, Minggu (24/4/2022). Baca juga: Gunung Anak Krakatau Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter, Warga Dilarang Mendekat



Sementara itu, PVMBG mengingatkan masyarakat tidak boleh mendekati kompleks Gunung Anak Krakatau sesuai yang sudah direkomendasikan. Sementara itu, bunyi gemuruh erupsi GAK adalah karakter aslinya gunung api ini, terutama dalam fase erupsi Strombolian, kadang suaranya besar kadang kecil.

PVMBG menegaskan bahwa Gunung Anak Krakatau sudah melewati fase kolaps yang mengakibatkan tsunami pada 2018 lalu. Sejarah menunjukkan bahwa pasca kolaps, maka akan mengalami pertumbuhan tubuhnya kembali, lewat erupsi-erupsi di masa depan.

“Ketinggian 300 m adalah ketinggian kritis bagi Gunung Anak Krakatau untuk kembali kolaps, dan tinggi Gunung Anak Krakatau hingga saat ini masih di sekitar 150 m,” tulis PVMBG.

Selain itu, PVMBG menegaskan saat ini potensi tsunami sangat kecil karena tubuhnya sudah kolaps, kecuali seluruh tubuh Gunung Anak Krakatau di bawah laut ikut kolaps, namun ini belum pernah terjadi kecuali di tahun 1883 yang diakibatkan oleh erupsi besar. Tapi indikasi untuk erupsi besar belum teramati dari data hingga saat ini, namun indikasi suplai magma masih terus terjadi. Baca juga: Anak Krakatau Berdehem 10 Kali Selama April, Pagi Ini Muntahkan Abu 800 Meter

Erupsi Gunung Anak Krakatau, bisa letusan dengan lontaran piroklastik atau bisa juga strombolian, mungkin bergantian, dan bisa terjadi setiap tahun (meski tidak menerus), sehingga masyarakat dan aparat terkait tetap waspada, tidak masuk atau mendekati ke kompleks Gunung Anak Krakatau. Masyarakat pun diminta tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Konflik PPP Banten Dinilai...
Konflik PPP Banten Dinilai Lebih dari Sekadar Pergantian Ketua
KPK Serahkan 2 Orang...
KPK Serahkan 2 Orang yang Terjaring OTT di Banten ke Kejagung
Tokoh Banten TB Sangadiah...
Tokoh Banten TB Sangadiah Wafat, Partai Perindo Sampaikan Duka Cita: Sosok Ulama dan Pendekar Pemersatu
Gereja Baru di Maja...
Gereja Baru di Maja Banten Diresmikan, Staf Khusus Menag: Negara Hadir Penuhi Hak Beribadah Seluruh Umat
Kampanye di Banten,...
Kampanye di Banten, Calon Ketum PSI Ini Yakin Sejarah Akan Terulang
Kejati Banten Gelar...
Kejati Banten Gelar Penyuluhan Kesadaran Hukum di SMK Waskito Tangsel
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik 1,2 Km
Lewat Jalur Independen,...
Lewat Jalur Independen, Luki Murdianto Perkenalkan Karya Musik Asal Banten ke Kancah Nasional
Aktivitas Gunung Anak...
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat, Masyarakat Diimbau Waspada
Rekomendasi
Tarik Dana JHT BPJS...
Tarik Dana JHT BPJS Ketenagakerjaan Dipotong Pajak, Purbaya Buka Suara
Otto Media Grup dan...
Otto Media Grup dan SOMETHINC Dorong Kolaborasi Bisnis Kreator
Penerbitan Panda Bond...
Penerbitan Panda Bond Mundur ke Akhir Juli, Purbaya Incar Likuiditas Jumbo
Berita Terkini
Sjafrie-AHY Sinkronkan...
Sjafrie-AHY Sinkronkan Pengamanan Ruang Udara hingga Pengembangan Rute Penerbangan
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Golkar Tak Takut Pemilih Pindah ke PSI
DPR Upayakan Formula...
DPR Upayakan Formula TKD Tetap Adil, Rasional, dan Berpihak ke Daerah
Mensesneg Sebut Prabowo...
Mensesneg Sebut Prabowo Monitor Kasus 3 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal
Penyidik KPK Limpahkan...
Penyidik KPK Limpahkan Berkas Perkara Budiman Bayu Prasojo Tersangka Bea Cukai ke JPU
Citra Positif Polri...
Citra Positif Polri Meningkat, Pakar: Masyarakat Rasakan Perubahan Kinerja Kepolisian
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved