Diperiksa Bareskrim, Yosi Project Pop: DNA Pro Minta Dibuatkan Jingle
Jum'at, 22 April 2022 - 20:29 WIB
loading...
Herman Josis Mokalu alias Yosi Project Pop menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus robot trading DNA Pro di Bareskrim Polri. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Bareskrim Polri rampung melakukan pemeriksaan terhadap Herman Josis Mokalu alias Yosi Project Pop sebagai saksi kasus robot trading DNA Pro .Yosi memaparkan, terkait hal ini, dirinya mengaku antara dirinya dengan DNA Pro hanya sebatas profesional. Pasalnya, DNA Pro meminta jasanya untuk membuat Jingle.
"Jadi awalnya itu saya diawal Agustus 2021, diminta oleh perwakilan DNA Pro untuk membuatkan mereka Jingle. Kenapa demikian, mungkin mereka mengetahui saya sering membuatkan lagu karena itu bagian dari jasa yang saya lakukan, selain membuat lagu Project Pop," kata Yosi di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (22/4/2022).
Baca juga: Yosi Project Pop Tiba di Bareskrim dengan Didampingi Kuasa Hukum
Yosi mengaku awalnya kerjanya tersebut berjalan lancar. Namun, Yosi menyatakan, kurun waktu sebulan dua bulan belakangan, dirinya mengetahui adanya perkara hukum yang melibatkan DNA Pro.
"Kemudian pada saat itu semuanya berjalan aman-aman saja sampai baru 2 bulan kemarin atau sebulan kemarin ya saya menemukan ada daftar yang saya baca, wah DNA Pro termasuk yang dilarang oleh OJK," ujar Yosi.
"Jadi awalnya itu saya diawal Agustus 2021, diminta oleh perwakilan DNA Pro untuk membuatkan mereka Jingle. Kenapa demikian, mungkin mereka mengetahui saya sering membuatkan lagu karena itu bagian dari jasa yang saya lakukan, selain membuat lagu Project Pop," kata Yosi di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (22/4/2022).
Baca juga: Yosi Project Pop Tiba di Bareskrim dengan Didampingi Kuasa Hukum
Yosi mengaku awalnya kerjanya tersebut berjalan lancar. Namun, Yosi menyatakan, kurun waktu sebulan dua bulan belakangan, dirinya mengetahui adanya perkara hukum yang melibatkan DNA Pro.
"Kemudian pada saat itu semuanya berjalan aman-aman saja sampai baru 2 bulan kemarin atau sebulan kemarin ya saya menemukan ada daftar yang saya baca, wah DNA Pro termasuk yang dilarang oleh OJK," ujar Yosi.
Lihat Juga :