BEM SI: Kebijakan Pemerintah Cenderung Instan dan Tes Ombak

Senin, 11 April 2022 - 10:46 WIB
loading...
BEM SI: Kebijakan Pemerintah...
BEM SI menilai kebijakan pemerintah dibuat secara instan dengan strategi tes ombak. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Koordinator Aliansi BEM SI Kaharuddin mengkritik berbagai kebijakan pemerintah saat ini. Menurut dia, pemerintah cenderung melahirkan kebijakan secara instan dengan strategi tes ombak.

Cara tersebut, ditambah gaya komunikasi yang tidak baik membuat masyarakat, khususnya anak-anak muda bertanya-tanya soal arah kebijakan pemerintah.

"Kebijakan pemerintah lebih sering tes ombak, ketika ombak yang dihasilkan kecil mereka lanjut terus dengan kebijakan-kebijakan yang tidak pro rakyat kecil," ujar Kaharuddin dihubungi, Senin (11/4/2022).

Baca juga: Amien Rais soal Demo Mahasiswa Pagi Ini: Insya Allah Peristiwa Besar

Dia mengungkapkan berbagai kebijakan pemerintah dan kondisi nyata kehidupan masyarakat kecil cenderung tidak sinkron. Setelah ada ombak besar perlawanan dari kelompok pemuda kata Kaharuddin barulah pemerintah merespons.

"Setelah ada ombak besar seperti sekarang baru mereka berpikir ulang dengan kebijakannya," tambah dia.

BEM SI menggelaar unjuk rasa Senin (11/4/2022) pukul 10.00 WIB hari ni dengan mengusung tagar #RakyatBangkitMelawan dan4 tuntutan utama, yakni:

1. Mendesak dan menuntut wakil rakyat agar mendengarkan dan menyampaikan aspirasi rakyat bukan aspirasi partai.

2. Mendesak dan menuntut wakil rakyat untuk menjemput aspirasi rakyat sebagaimana aksi massa yang telah dilakukan dari berbagai daerah dari tanggal 28 Maret hingga 11 April 2022.

3. Mendesak dan menuntut wakil rakyat untuk tidak mengkhianati konstitusi negara dengan melakukan amandemen, bersikap tegas menolak penundaan pemilu 2024 atau massa jabatan 3 periode.

4. Mendesak dan menuntut wakil rakyat untuk menyampaikan kajian disertai 18 tuntutan Mahasiswa kepada Presiden yang hingga saat ini belum terjawab.



"Aliansi BEM SI juga meminta jawaban atas tuntutan rakyat yang sampai saat ini belum terjawab yakni mengenai stabilitas harga bahan-bahan pokok untuk masyarakat," kata Koordinator BEM SI, Kaharuddin.

Perubahan lokasi aksi demo tersebut juga disampaikan oleh BEM SI melalui laman instagram resminya @bem_si.

"[GERUDUK RUMAH RAKYAT] Aliansi BEM Seluruh Indonesia kembali akan menggelar aksi masa yang akan dilaksanakan pada Hari/Tanggal: Senin/11 April 2022 Pukul: 10.00-Menang, Lokasi: DPR RI," tulis BEM SI.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
JK Sampaikan Rekomendasi...
JK Sampaikan Rekomendasi Aktivis hingga Akademisi Terkait Kebijakan Pemerintah ke Prabowo
BSKDN Kemendagri Terapkan...
BSKDN Kemendagri Terapkan Rasch Model untuk Memperkuat Kualitas Kebijakan
ISKI Dorong Peran Strategis...
ISKI Dorong Peran Strategis Komunikasi untuk Kedaulatan Bangsa dan Perdamaian Dunia
Membaca Kegagalan Transformasi...
Membaca Kegagalan Transformasi Sosial Kebijakan PBI BPJS
Sikapi Serangan Stroke...
Sikapi Serangan Stroke Butuh Kebijakan Politik Pemerintah
Mensos Ungkap 9 Arah...
Mensos Ungkap 9 Arah Kebijakan untuk Kelompok Miskin
Jaga Stabilitas, Relawan...
Jaga Stabilitas, Relawan Prabowo-Gibran Jabar Komitmen Kawal Kebijakan Pemerintah
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Cegah Efek Bahaya Uap...
Cegah Efek Bahaya Uap BBM, Pemilik SPBU Diminta Berikan APD Khusus ke Pekerja
Rekomendasi
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Ramai Kasus Perebutan...
Ramai Kasus Perebutan Hak Asuh Anak, Begini Aturan Hadhanah dalam Islam
Berita Terkini
Imigrasi Tangkap WNA...
Imigrasi Tangkap WNA Australia Buronan Interpol Kasus Penyelundupan Narkoba
Anggota DPD RI Filep...
Anggota DPD RI Filep Desak Pembentukan Satgas Pencegahan Pungli di Kantor Imigrasi
ASN BPK Ditahan KPK...
ASN BPK Ditahan KPK setelah Terjaring OTT: Saya Enggak Terima Uang, Ini Enggak Adil
Kementerian PPPA Perkuat...
Kementerian PPPA Perkuat Perlindungan Anak dari Ancaman Judol
Polri Tetapkan Founder...
Polri Tetapkan Founder PT DSI Tersangka Kasus Dugaan Penipuan
ASN BPK Kenakan Rompi...
ASN BPK Kenakan Rompi Oranye KPK
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved