LaNyalla Nilai Wajar 6 Tuntutan Mahasiswa pada Aksi 11 April, Minta Polisi Tidak Represif
Jum'at, 08 April 2022 - 17:15 WIB
loading...
Enam tuntutan mahasiswa yang akan disampaikan dalam aksi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia pada 11 April mendatang dinilai wajar oleh Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Enam tuntutan mahasiswa yang akan disampaikan dalam aksi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) pada 11 April mendatang dinilai wajar oleh Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti . LaNyalla pun meminta polisi tidak represif.
Menurut LaNyalla, isi dari enam tuntutan tersebut adalah suara terpendam kebanyakan rakyat yang belum keluar secara masif. Jadi, mahasiswa menjadi saluran sekaligus penyambung lidah rakyat tersebut.
"Kalau kita baca isi enam tuntutan mereka, sangat wajar. Karena itu saya ingatkan juga kepada aparat, khususnya kepolisian, jangan represif. Para mahasiswa itu adalah generasi bangsa, yang wajib memikirkan masa depan bangsanya. Mereka juga calon pemimpin masa depan," kata LaNyalla Jumat (8/4/2022).
Menurut LaNyalla, tuntutan pertama mereka yang meminta sikap dan kalimat yang tegas dari Presiden Jokowi tentang penolakan penundaan pemilu dan 3 periode memang diperlukan agar elemen lain, termasuk partai politik, tidak terus menimbulkan kegaduhan publik soal itu.
Baca juga: Tak Berizin, Polisi Ancam Bubarkan Demo BEM SI di Istana Negara
Menurut LaNyalla, isi dari enam tuntutan tersebut adalah suara terpendam kebanyakan rakyat yang belum keluar secara masif. Jadi, mahasiswa menjadi saluran sekaligus penyambung lidah rakyat tersebut.
"Kalau kita baca isi enam tuntutan mereka, sangat wajar. Karena itu saya ingatkan juga kepada aparat, khususnya kepolisian, jangan represif. Para mahasiswa itu adalah generasi bangsa, yang wajib memikirkan masa depan bangsanya. Mereka juga calon pemimpin masa depan," kata LaNyalla Jumat (8/4/2022).
Menurut LaNyalla, tuntutan pertama mereka yang meminta sikap dan kalimat yang tegas dari Presiden Jokowi tentang penolakan penundaan pemilu dan 3 periode memang diperlukan agar elemen lain, termasuk partai politik, tidak terus menimbulkan kegaduhan publik soal itu.
Baca juga: Tak Berizin, Polisi Ancam Bubarkan Demo BEM SI di Istana Negara
Lihat Juga :