Soroti Solar Bersubsidi, Puan Dianggap Berani Suarakan Aspirasi Rakyat
Minggu, 03 April 2022 - 00:17 WIB
loading...
Ketua DPR RI Puan Maharani. Foto: Dok/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Lembaga Kajian Energinesia menyebut sikap Ketua DPR Puan Maharani berani dalam menyuarakan aspirasi rakyat . Sebelumnya, Ketua DPR Puan Maharani mengingatkan pemerintah agar menjamin stok solar bersubsidi. Ini karena beberapa daerah solar bersubsidi mulai langka.
Pengamat Energi dari Energinesia Susilo Hendra Prawiro mengatakan, sikap Puan patut didukung dan diapresiasi. Kata dia, jika permasalahan langkanya solar bersubsidi adalah masalah riil dan fundamental. Saat solar bersubsidi langka, transportasi logistik akan terganggu dan akan menyebabkan harga komoditas naik. Baca juga: Kelangkaan Solar Subsidi, Pengamat: Tanda-tanda Ekonomi Tumbuh
"Puan lalu ingatkan pemerintah agar serius selesaikan langkanya solar bersubsidi. Saya pikir ini tindakan berani Puan menyuarakan aspirasi masyarakat. Sebab rakyat pasti akan menjerit dengan naiknya harga - harga karena solar bersubsidi langka," jelasnya melalui keterangan tertulisnya, Sabtu 2 April 2022.
Dia menyebutkan, kelangkaan solar bersubsidi bisa terjadi karena beberapa faktor. Pertama karena permintaan dan stok yang ada tidak seimbang. Ini menjadi lumrah jika terjadi alamiah. Namun terkadang adanya permainan gelap untuk menimbun solar bersubsidi.
Kedua, kata Susilo, yakni masalah produksi. Produsen tidak dapat menggenjot produksinya sesuai dengan kebutuhan pasar. Ini akhirnya membuat pemakai solar bersubsidi tak bisa menggunakannya.
Pengamat Energi dari Energinesia Susilo Hendra Prawiro mengatakan, sikap Puan patut didukung dan diapresiasi. Kata dia, jika permasalahan langkanya solar bersubsidi adalah masalah riil dan fundamental. Saat solar bersubsidi langka, transportasi logistik akan terganggu dan akan menyebabkan harga komoditas naik. Baca juga: Kelangkaan Solar Subsidi, Pengamat: Tanda-tanda Ekonomi Tumbuh
"Puan lalu ingatkan pemerintah agar serius selesaikan langkanya solar bersubsidi. Saya pikir ini tindakan berani Puan menyuarakan aspirasi masyarakat. Sebab rakyat pasti akan menjerit dengan naiknya harga - harga karena solar bersubsidi langka," jelasnya melalui keterangan tertulisnya, Sabtu 2 April 2022.
Dia menyebutkan, kelangkaan solar bersubsidi bisa terjadi karena beberapa faktor. Pertama karena permintaan dan stok yang ada tidak seimbang. Ini menjadi lumrah jika terjadi alamiah. Namun terkadang adanya permainan gelap untuk menimbun solar bersubsidi.
Kedua, kata Susilo, yakni masalah produksi. Produsen tidak dapat menggenjot produksinya sesuai dengan kebutuhan pasar. Ini akhirnya membuat pemakai solar bersubsidi tak bisa menggunakannya.
Lihat Juga :