Masuk Musim Pancaroba, Masyarakat Diminta Waspada Cuaca Ekstrem

Jum'at, 01 April 2022 - 16:51 WIB
loading...
Masuk Musim Pancaroba,...
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan, bahwa sebagian wilayah Indonesia telah memasuki musim pancaroba pada bulan April 2022 ini. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan, sebagian wilayah Indonesia telah memasuki musim pancaroba pada bulan April 2022 ini. Oleh karena itu, BNPB meminta masyarakat waspada potensi cuaca ekstrem.

Baca juga: Hadapi Penyakit Pancaroba dengan Konsumsi Bahan Rempah Ini

"Kesiapsiagaan kita di bulan April memang beberapa tempat di Indonesia sudah mulai masuk musim pancaroba . Di mana karakteristik utama didominasi oleh cuaca ekstrem, baik itu angin kencang dengan atau tanpa hujan," kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, saat konferensi pers secara virtual, Jumat (1/4/2022).



"Jadi ada beberapa kali angin kencang tanpa hujan juga kita alami di bulan Maret dan mungkin akan berlangsung sampai pertengahan April, puting beliung maupun hujan intensitas dengan durasi pendek," paparnya.

Namun kata Aam sapaan akrabnya, masyarakat harus tetap waspada kemungkinan terjadinya hujan dengan intensitas tinggi dalam durasi panjang.

"Tentu saja tidak mengurangi kewaspadaan kita di beberapa tempat yang masih memungkinkan terjadinya hujan dengan intensitas tinggi dalam durasi panjang," tuturnya.

Sehingga, dalam upaya kesiapsiagaan kepada seluruh masyarakat Indonesia diimbau pertama, harus membiasakan diri melihat prakiraan cuaca.

"Ini kita biasakan dan kita coba mulai menjadi gaya hidup kita juga, sehingga kita bisa tahu apabila kita akan berencana beraktivitas di luar ruangan. Kita tahu nanti di tempat kita akan beraktivitas apakah akan terjadi cuaca ekstrem, hujan, petir, dan lain-lain," jelasnya.

Kemudian kata Aam, jika terjadi cuaca ekstrem pada saat sedang beraktivitas di luar ruang, maka hindari pohon besar, hindari papan reklame maupun tiang listrik yang besar karena ini adalah sumber dari potensi risiko yang bisa berakibat pada luka maupun fatalitas.

Selain itu, Aam meminta beberapa tempat mungkin di bagian Utara Kalimantan, bagian utara Sulawesi Serikat terjadi hujan deras dengan waktu lebih dari 1 jam secara terus-menerus dan jarak pandang kurang dari 50 hingga 100 m. Bagi masyarakat bagi warga, bagi saudara-saudara yang ada di sempadan sungai dan di sempadan lereng, segera evakuasi mandiri.

"Setelah hujan berhenti tunggu dulu satu hingga dua jam, pastikan tidak ada kenaikan abnormal muka air di sungai, pastikan tidak ada potensi gerakan tanah jika kita ada di kemiringan, baru kita kembali ke rumah masing-masing," ungkapnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
El Nino Diprediksi Mulai...
El Nino Diprediksi Mulai Pertengahan 2026, BMKG: Waspada Potensi Karhutla
BNPB Ungkap Indonesia...
BNPB Ungkap Indonesia Peringkat Ketiga Negara dengan Risiko Bencana Tertinggi di Dunia
814 Bencana Terjadi...
814 Bencana Terjadi Sepanjang 2026, BNPB: Banjir dan Cuaca Ekstrem Mendominasi
Cegah Karhutla Akibat...
Cegah Karhutla Akibat El Nino, Kemenhut-BMKG Perkuat Modifikasi Cuaca
BMKG: Waspada Gelombang...
BMKG: Waspada Gelombang Mencapai 4 Meter di Beberapa Perairan hingga 22 April 2026
BMKG Prediksi Kemarau...
BMKG Prediksi Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, Berlangsung Lebih Panjang
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Rekomendasi
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Meroket 4,12% Tembus Level 6.254
Jadi Anak Pejabat, Okie...
Jadi Anak Pejabat, Okie Agustina Larang Kiesha Alvaro Flexing di Media Sosial
Hendak Demo di Bundaran...
Hendak Demo di Bundaran HI, Mahasiswa Diadang Polisi di Depan UOB Plaza
Berita Terkini
Agustina Arumsari Ditunjuk...
Agustina Arumsari Ditunjuk Jadi Juru Bicara BGN
Fuad Hasan Absen karena...
Fuad Hasan Absen karena Kondisi Kesehatan, KPK Minta Bukti
Prabowo Ungkap Indonesia...
Prabowo Ungkap Indonesia Ingin Perluas Peluang WNI Kerja di Jerman
Tanggapi Aksi Mahasiswa,...
Tanggapi Aksi Mahasiswa, Eksponen 98 Nilai Pemerintah Sedang Jalankan Amanat Reformasi
Bos Maktour Mengaku...
Bos Maktour Mengaku Kelelahan, Kembali Absen dari Pemeriksaan KPK
Jokowi Bakal Masuk PSI,...
Jokowi Bakal Masuk PSI, Deddy Sitorus PDIP: Terus Terang Kami Tidak Takut
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved