2 Prajurit Marinir yang Gugur Ditembak KKB di Papua Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Senin, 28 Maret 2022 - 10:54 WIB
loading...
2 Prajurit Marinir yang Gugur Ditembak KKB di Papua Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa
Dua prajurit Marinir, TNI AL yang gugur usai serangan KKB Papua di Pos Quary Bawah, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua mendapat kenaikan pangkat luar biasa. Foto/IG @marinir_tni_al
A A A
JAKARTA - Dua prajurit Marinir , TNI Angkatan Laut (AL) yang gugur usai serangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua di Pos Quary Bawah, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua mendapat kenaikan pangkat luar biasa. Letda Mar Muhammad Ikbal menjadi Lettu Marinir Anumerta dan Pratu Mar Wilson Anderson Here menjadi Praka
Marinir Anumerta.

Dikutip dari akun @marinir_tni_al pada Senin (28/3/2022), kenaikan pangkat luar biasa tersebut berdasarkan keputusan Panglima TNI Nomor Kep 274/III/2022 tanggal 27 Maret 2022 telah dinaikkan pangkatnya satu tingkat lebih tinggi. Baca juga: 2 Prajurit Gugur Diserang KKB, TNI AL Kibarkan Bendera Setengah Tiang Selama 3 Hari

Sebagai penghormatan terhadap keduanya, TNI AL juga bakal mengibarkan bendera setengah tiang mulai hari ini, Senin 28 hingga Rabu 30 Maret 2022. Bendera itu diperuntukkan sebagai tanda duka cita atas gugurnya Letda Mar Muhammad Ikbal dan Pratu Mar Wilson Anderson Here.

"Sebagai ungkapan bela sungkawa, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono memerintahkan seluruh jajaran TNI AL mengibarkan bendera 1/2 tiang selama 3 hari berturut-turut mulai Senin 28 Maret 2022," tulis Dispenal dalam keterangannya, Minggu (27/3/2022).

Sebelumnya diberitakan, dua anggota TNI Angkatan Laut (AL) gugur usai serangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua di Pos Quary Bawah, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua. Penyerangan tersebut dilakukan oleh KKB Papuan Kodap III Ndugama di bawah pimpinan Egianus Kogoya.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI, Julius Widjojono mengatakan penyerangan tersebut terjadi pada Sabtu (26/3/2022) sekitar pukul 17.40 WIT. KKB pimpinan Egianus Kogoya saat itu melakukan penyerangan terhadap Pos Quary Bawah Satgas Mupe Yonif 3 Mar Pasmar 2 dengan menggunakan GLM (Grenade Launcher Module) atau Pelontar Granat.

"Penyerangan dilakukan dari dua arah yaitu dari arah belakang pasar dan dari arah Sungai Alguru," kata Julis Widjojono dalam keterangannya, Minggu (27/3/2022).

Personel Satgas berjumlah 35 orang kemudian melakukan baku tembak dan mengejar KKB. Baku tembak terjadi sejak pukul 17.52 WIT, hingga akhirnya pada pukul 18.00 WIT Dansatgas memerintahkan 2 Tim Trisula yang dipimpin Wadandepursus Kapten Mar Ari Mahendra dan 1 Tim Waltis yang dipimpin Letda Mar Pujo Pratikno berangkat memberikan bantuan ke Pos Quary Bawah menggunakan kendaraan 1 truk dan 2 KIA. Baca juga: Kronologi Serangan Tewaskan 2 Marinir di Nduga Papua, KKB Gunakan Pelontar Granat

Akibat serangan tersebut, nyawa dua personel TNI AL terenggut, sementara terdapat dua korban kritis dan enam prajurit lainnya luka ringan. Julius merinci korban meninggal yakni Letda Mar Ikbal dan Pratu Mar Wilson Anderson Here.
(kri)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1524 seconds (10.101#12.26)