2 Prajurit Marinir Gugur, KSAL Perintahkan Kibarkan Bendera Merah Putih Setengah Tiang
Minggu, 27 Maret 2022 - 16:17 WIB
loading...
A
A
A
“Informasi sementara yang didapatkan, GLM yang digunakan untuk menyerang diduga diambil dari Satgas Yonif 700, sedangkan munisi GLM adalah rampasan dari Satgas Yonif 330,” ucapnya.
Baca juga: BREAKING NEWS! Komandan Peleton Marinir di Nduga Papua Gugur Ditembak KKB Egianus Kagoya
Mendapat serangan tersebut, seluruh personel Satgas yang berjumlah 35 orang langsung membalas dengan tembakan dan melakukan pengejaran terhadap KSTP. Selanjutnya, pukul 18.00 WIT Dansatgas memerintahkan 2 Tim Trisula dipimpin Wadandenpursus Kapten Mar Ari Mahendra dan 1 Tim Waltis dipimpin Letda Mar Pujo Pratikno berangkat mengadakan bantuan ke Pos Quary Bawah menggunakan kendaraan 1 truk dan 2 KIA.
Akibat serangan tersebut, dua personel yakni Letda Mar Iqbal dan Pratu Mar Wilson Anderson Here meninggal dunia. Sedangkan, dua personel lainnya yakni, Serda Mar Rendi Febriansyah dan Serda Mar Ebit Erisman mengalami luka berat dan dalam kondisi kritis.
Sementara, enam personel lainnya yakni, Serda Mar Bayu Pratama, Pratu Mar Rahmad Sulman, Prada Mar Dicky Sugara, Pratu Mar Adik Saputra A, Prada Mar La Harmin, dan Prada Mar Alif Dwi Putra mengalami luka ringan. ”Rencana evakuasi korban akan dilaksanakan secepatnya menggunakan heli ke Timika, menyesuaikan cuaca,” ujarnya.
Baca juga: BREAKING NEWS! Komandan Peleton Marinir di Nduga Papua Gugur Ditembak KKB Egianus Kagoya
Mendapat serangan tersebut, seluruh personel Satgas yang berjumlah 35 orang langsung membalas dengan tembakan dan melakukan pengejaran terhadap KSTP. Selanjutnya, pukul 18.00 WIT Dansatgas memerintahkan 2 Tim Trisula dipimpin Wadandenpursus Kapten Mar Ari Mahendra dan 1 Tim Waltis dipimpin Letda Mar Pujo Pratikno berangkat mengadakan bantuan ke Pos Quary Bawah menggunakan kendaraan 1 truk dan 2 KIA.
Akibat serangan tersebut, dua personel yakni Letda Mar Iqbal dan Pratu Mar Wilson Anderson Here meninggal dunia. Sedangkan, dua personel lainnya yakni, Serda Mar Rendi Febriansyah dan Serda Mar Ebit Erisman mengalami luka berat dan dalam kondisi kritis.
Sementara, enam personel lainnya yakni, Serda Mar Bayu Pratama, Pratu Mar Rahmad Sulman, Prada Mar Dicky Sugara, Pratu Mar Adik Saputra A, Prada Mar La Harmin, dan Prada Mar Alif Dwi Putra mengalami luka ringan. ”Rencana evakuasi korban akan dilaksanakan secepatnya menggunakan heli ke Timika, menyesuaikan cuaca,” ujarnya.
Lihat Juga :