Panglima TNI dan Komandan Militer Amerika Sepakat Gelar Latihan Gabungan Tiga Matra
Senin, 21 Maret 2022 - 20:52 WIB
loading...
Komandan Armada Militer AS di kawasan Indo-Pasifik Laksamana John Aquilino menggelar pertemuan dengan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa di Hotel Ritz Carlton, Jakarta. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Komandan Armada Militer AS di kawasan Indo-Pasifik Laksamana John Aquilino menggelar pertemuan dengan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Senin (21/3/2022). Dalam pertemuan itu, salah satu topik pembicaraan keduanya soal peningkatan latihan gabungan.
"Kita berbincang tentang bagaimana memperkuat pasukan gabungan yang lebih baik. Sehingga pada akhirnya AS dan Indonesia bisa melakukan operasi bersama," tutur Aquilino di lokasi.
Lebih lanjut, Aquilino memuji visi yang dimiliki oleh Jenderal Andika dalam melihat latihan gabungan dengan cara yang lebih rumit guna menghadapi tantangan di kawasan Indo-Pasifik. Menurut dia, dalam pertemuan ini juga disepakati untuk membuat kawasan yang aman dan stabil.
Baca juga: Prabowo Bersama Komandan Armada Militer AS Bahas Tantangan LCS dan Perang Rusia-Ukraina
"Bagi kami berdua, kemampuan untuk menciptakan kawasan Indo-Pasifik yang terbuka dan bebas bagi semua negara untuk bisa beroperasi dalam situasi yang damai, stabil, dan menguntungkan bagi semua negara," katanya.
"Kita berbincang tentang bagaimana memperkuat pasukan gabungan yang lebih baik. Sehingga pada akhirnya AS dan Indonesia bisa melakukan operasi bersama," tutur Aquilino di lokasi.
Lebih lanjut, Aquilino memuji visi yang dimiliki oleh Jenderal Andika dalam melihat latihan gabungan dengan cara yang lebih rumit guna menghadapi tantangan di kawasan Indo-Pasifik. Menurut dia, dalam pertemuan ini juga disepakati untuk membuat kawasan yang aman dan stabil.
Baca juga: Prabowo Bersama Komandan Armada Militer AS Bahas Tantangan LCS dan Perang Rusia-Ukraina
"Bagi kami berdua, kemampuan untuk menciptakan kawasan Indo-Pasifik yang terbuka dan bebas bagi semua negara untuk bisa beroperasi dalam situasi yang damai, stabil, dan menguntungkan bagi semua negara," katanya.
Lihat Juga :