Sikap Puan Tolak Penundaan Pemilu Wakili Mayoritas Masyarakat

Rabu, 16 Maret 2022 - 22:17 WIB
loading...
Sikap Puan Tolak Penundaan...
Ketegasan Ketua DPR Puan Maharani yang menolak penundaan Pemilu 2024 dinilai layak diapresiasi. Foto/Dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketegasan Ketua DPR Puan Maharani yang menolak penundaan Pemilu 2024 dinilai layak diapresiasi. Pasalnya, sikap Puan Maharani tersebut dinilai mewakili sikap mayoritas masyarakat.

“Ya ketegasan Ibu Puan perlu diapresiasi ya, saya sendiri juga mengapresiasi ketegasan Ibu Puan yang menegaskan bahwa Pemilu 2024 sudah ada kesepakatan,” ujar Direktur Eksekutif Indonesia Public Institute Karyono Wibowo kepada wartawan, Rabu (16/3/2022).

Dia menilai pernyataan Puan Maharani itu tidak hanya mewakili repsensentasi DPR RI tetapi juga sikap Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang menurutnya punya peran besar dalam pengambilan keputusan di parlemen.

Baca juga: Puan Lawan Klaim Luhut soal Penundaan Pemilu 2024: Kami Punya Big Data Sendiri



“Saya kira ini akan mendapat respons positif dari masyarakat sikap dari PDI Perjuangan sebelumnya dan ditegaskan kembali oleh Ibu Puan terkait penolakan penundaan pemilu,” ujar Karyono.

Dia menambahkan, ketegasan Puan Maharani itu akan menuai simpati publik yang berpotensi meningkatkan kesukaan atau elektabilitas ketua DPR itu. Pasalnya, sikap Puan itu yang dibutuhkan oleh rakyat saat ini, yakni melihat aspirasi mayoritas masyarakat, bukan hanya dari aspirasi segelintir elite.

“Tentu suara Mbak Puan mewakili sebagian besar masyarakat yang cenderung menolak penundaan pemilu, berbanding terbalik dengan apa yang disampaikan Pak Luhut yang mengungkapkan terkait adanya big data yang menggambarkan sejumlah masyarakat yang setuju penundaan pemilu,” ucapnya.

“Ini akan meningkatkan trust publik terhadap Mbak Puan dan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga DPR yang selama ini tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga negara itu posisi DPR kan selalu paling bawah,” pungkas Karyono.

Sekadar diketahui sebelumnya, Puan Maharani menyatakan mekanisme di DPR terkait Pemilu 2024 sudah berjalan. “Terkait dengan penundaan pemilu, pimpinan DPR sesuai dengan mekanismenya DPR dan pemerintah sudah menyepakati bahwa pemilu itu akan dilaksanakan pada tanggal 14 Februari tahun 2024. Jadi mekanisme yang sudah berjalan, ya, kita sepakati dahulu untuk kita jalankan dengan sebaik-baiknya," kata Puan dalam konferensi pers bersama pimpinan DPR lainnya di Gedung DPR, Senayan, Selasa (15/3/2022).
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Said Didu: Jangan Juga...
Said Didu: Jangan Juga Semua Orang Kritis Ditakut-takuti
Boni Hargens Apresiasi...
Boni Hargens Apresiasi Gagasan Resiprokalitas Kapolri
Pengamat: Seskab Teddy...
Pengamat: Seskab Teddy Punya Kapasitas untuk Dipercaya Presiden Prabowo
Pembentukan DSI Dinilai...
Pembentukan DSI Dinilai Langkah Revolusioner Prabowo
Momen Prabowo Mencari...
Momen Prabowo Mencari Kopi saat Pidato di Rapat Paripurna DPR
Disambut Puan Maharani,...
Disambut Puan Maharani, Presiden Prabowo Hadiri Rapat Paripurna DPR
Salat di Masjid DPR,...
Salat di Masjid DPR, Puan Harap Iduladha 2026 Jadi Momen Rajut Kepedulian Sosial
Prabowo, Bahlil Lahadalia...
Prabowo, Bahlil Lahadalia hingga Puan Maharani Hadiri Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju
KMHDI: Satgas Penanganan...
KMHDI: Satgas Penanganan Bencana DPR Membuat Kebijakan Lebih Terukur dan Cepat
Rekomendasi
10 Muharram dan Kematian...
10 Muharram dan Kematian Firaun: Akhir Sang Raja yang Mengaku Tuhan
Kajari Serdang Bedagai...
Kajari Serdang Bedagai Diamankan Kejagung, Diduga Tak Profesional
Disambut Antusias! 86...
Disambut Antusias! 86 SD Ikuti Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok
Berita Terkini
Pelaporan Tiyo Ardianto...
Pelaporan Tiyo Ardianto ke Polisi Upaya Mengalihkan Perhatian Publik
Ichsanuddin Noorsy:...
Ichsanuddin Noorsy: UGM Berada di Titik Nadir dalam Kasus Ijazah Jokowi
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Infografis
5 Negara Asia Diam-diam...
5 Negara Asia Diam-diam Dukung Israel, Salah Satunya Mayoritas Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved