Saudi Hapus Karantina dan Tes PCR, Biaya Umrah Berpotensi Turun
Rabu, 09 Maret 2022 - 11:35 WIB
loading...
Harga paket umrah dimungkinkan kembali normal setelah Pemerintah Arab Saudi mencabut aturan karantina dan tes PCR bagi warga negara asing (WNA) yang berkunjung ke negaranya. FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Harga paket umrah dimungkinkan kembali normal antara Rp20 juta-Rp24 juta setelah Pemerintah Arab Saudi mencabut aturan karantina dan tes PCR bagi warga negara asing (WNA) yang berkunjung ke negaranya. Sebelum ada pelonggaran protokol kesehatan di Saudi, biaya umrah berkisar Rp30 juta-Rp35 juta.
"Dengan dihapuskan karantina dan swab PCR tentu akan ada komponen yang turun. Kalau (travel) mengatur sendiri mulai dari awal antara Rp3 sampai Rp4 juta. Termasuk jika nanti Indonesia mengikuti Saudi, itu normal," kata Wakil Ketua Umum Afiliasi Mandiri Penyelenggara Umrah Haji (AMPUH), Tri Winarto kepada MNC Portal, Rabu (9/3/2022).
Pencabutan kebijakan karantina dan tes PCR juga berdampak kepada pihak travel yang mana kini mereka bebas mengatur pemberangkatan jemaah umrah ke Tanah Suci. Travel tidak lagi diatur oleh maskapai penerbangan terkait karantina di Arab Saudi.
"Bagi travel tentu ini sangat menggembirakan karena karantina di Saudi diatur oleh maskapai dan sangat mahal. Jadi dengan adanya penghapusan ini travel bisa mengatur sendiri berapa waktu dia (jamaah) tinggal di Mekah dan Madinah," kata pemilik travel PT Firdaus Mulia Abadi Tour ini.
"Dengan dihapuskan karantina dan swab PCR tentu akan ada komponen yang turun. Kalau (travel) mengatur sendiri mulai dari awal antara Rp3 sampai Rp4 juta. Termasuk jika nanti Indonesia mengikuti Saudi, itu normal," kata Wakil Ketua Umum Afiliasi Mandiri Penyelenggara Umrah Haji (AMPUH), Tri Winarto kepada MNC Portal, Rabu (9/3/2022).
Pencabutan kebijakan karantina dan tes PCR juga berdampak kepada pihak travel yang mana kini mereka bebas mengatur pemberangkatan jemaah umrah ke Tanah Suci. Travel tidak lagi diatur oleh maskapai penerbangan terkait karantina di Arab Saudi.
"Bagi travel tentu ini sangat menggembirakan karena karantina di Saudi diatur oleh maskapai dan sangat mahal. Jadi dengan adanya penghapusan ini travel bisa mengatur sendiri berapa waktu dia (jamaah) tinggal di Mekah dan Madinah," kata pemilik travel PT Firdaus Mulia Abadi Tour ini.
Lihat Juga :