Menlu: Indonesia Tidak Akan Ikut-ikutan Embargo Ekonomi Rusia
Selasa, 08 Maret 2022 - 19:20 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian harga gas di Eropa, Rusia adalah produsen ketiga terbesar setelah Amerika dan Arab Saudi dan produksi gasnya mencapai 11%. "Maka dari itu, semua tim ekonomi kita mulai menghitung kira-kira dampaknya ke kita akan seperti apa," ujarnya.
Karena itu, kata Retno,yang dilakukan Indonesia untuk mengantisipasi dampak yang ditimbulkan akibat peperangan adalah mengupayakan perdamaian. Tentunya ini tidak bisa dilakukan Indonesia sendiri. "Kita butuh dukungan dari negara-negara lain untuk perdamaian Ukraina - Rusia. Dan kita mencoba untuk bergabung dengan semua negara-negara yang ingin perang ini berhenti," ucapnya.
Retno menyatakan, Indonesia juga tidak akan ikut-ikutan negara lain yang akan melakukan embargo ekonomi ke Rusia. "Sejak Indonesia merdeka, kita terus hormati prinsip mengenai penghormatan kedaulatan dan teritorial negera lain," tandasnya.
Karena itu, kata Retno,yang dilakukan Indonesia untuk mengantisipasi dampak yang ditimbulkan akibat peperangan adalah mengupayakan perdamaian. Tentunya ini tidak bisa dilakukan Indonesia sendiri. "Kita butuh dukungan dari negara-negara lain untuk perdamaian Ukraina - Rusia. Dan kita mencoba untuk bergabung dengan semua negara-negara yang ingin perang ini berhenti," ucapnya.
Retno menyatakan, Indonesia juga tidak akan ikut-ikutan negara lain yang akan melakukan embargo ekonomi ke Rusia. "Sejak Indonesia merdeka, kita terus hormati prinsip mengenai penghormatan kedaulatan dan teritorial negera lain," tandasnya.
(cip)
Lihat Juga :