Rekonsiliasi Papua Damai Cinta NKRI Terus Disuarakan Tokoh Adat dan Agama

Jum'at, 04 Maret 2022 - 23:30 WIB
loading...
Rekonsiliasi Papua Damai...
Sejumlah masyarakat adat dan tokoh agama Lapago, Jayawijaya, Papua, menyatakan deklarasi Papua Cinta NKRI dan penyelesaian masalah Papua secara martabat. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Sejumlah masyarakat adat dan tokoh agama Lapago, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua , menyatakan deklarasi Papua Cinta NKRI dan penyelesaian masalah Papua secara martabat. Melalui rekonsiliasi menuju Papua damai ini, ditandai dengan pengibaran bendera merah putih.

Baca juga: Rangkaian Teror Kekejaman KKB di Papua Sejak 2018 hingga Sekarang

Kegiatan deklarasi yang bertema 'Papua NKRI dan Papua Damai' tersebut, di antaranya diikuti oleh sejumlah tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh perempuan dan tokoh pemuda wilayah adat Lapago.

Baca juga: Pembantaian 8 Pekerja PT PTT oleh KKB Dinilai Memperpanjang Penderitaan di Papua

Setelah diawali dengan penancapan bendera merah putih di atas Bukit Walesi dan lapangan deklarasi, kemudian dilanjutkan pembacaan pernyataan sikap yang dipimpin oleh Herman Doga selaku Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kabupaten Jayawijaya dan ikuti oleh peserta deklarasi.

"Pertama, mendukung tetap tegaknya NKRI di tanah Papua. Kedua, mendukung Papua damai dalam bingkai NKRI melalui jalan rekonsiliasi. Ketiga, mendukung penyelesaian masalah di Papua secara bermartabat," ujar Herman Doga saat membacakan isi pernyataan sikap, Kamis (3/3/2022).

Kemudian keempat, mendorong percepatan pembangunan dan pembentukan DOB di tanah Papua dengan mengutamakan pemekaran kabupaten yang telah diperjuangkan secara swadaya oleh masyarakat, sehingga akan membuka lapangan pekerjaan, khususnya bagi OAP.

"Kelima, mendorong sosialisasi Otsus Papua kepada masyarakat Papua," tegas Herman yang diikuti oleh anggota deklarasi lainnya.

Kemudian setelah pembacaan pernyataan sikap bersama, acara dilanjutkan dengan penandatanganan deklarasi di baliho dan dokumen surat pernyataan sikap oleh para tokoh.

Menurut Ustaz Adnan Yalipele, yang merupakan salah satu anggota deklarasi mengatakan, masyarakat sangat antusias dan terus mendukung persatuan Papua sebagai wujud persatuan di Indonesia.

Diketahui, kegiatan tersebut diikuti oleh Alex Silokarno Doga selaku Kepala Suku Distrik, Silokarno Doga selaku Ketua Pepera Papua dan Papua Barat, Wesakin Asso selaku Kepala Suku dan Ketua LMA Distrik Asso Tipo dan putera pejuang Pepera.

Kemudian Herman Doga selaku Ketua LMA Kabupaten Jayawijaya, Naligi Kurisi selaku Kepala Suku Perang Wamena Kabupaten Jayawijaya, Sadiq Asso selaku Kepala Suku dan Ketua LMA Distrik Walesi sekaligus putera pejuang Pepera, lalu Heri Bertus Mabel yang merupakan Kepala Suku Distrik Kurulu dan putera pejuang Pepera.

Selain itu, dihadiri juga oleh Agus Huby selaku Ketua Barisan Merah Putih (BMP) Kabupaten Jayawijaya, Hengky Heselo selaku Kepala Suku Masyarakat Kurima dan Kepala Kampung Lani Tipo Wamena, Okolawek Wetapo sebagai Ketua LMA Distrik Asolokobal dan putera pejuang Pepera.

Lalu, Usman Wuka selaku Kepala Suku Distrik Wouma Kabupaten Jayawijaya, Alex Logo merupakan Ketua BMP Distrik Kurulu, Ismail Dabi sebagai Ketua Distrik Kurulu serta hadir Kepala Suku Distrik Walesi dan putera pejuang Pepera, Bashori Asso.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Terungkap! 3 Modus Propaganda...
Terungkap! 3 Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
Tim Kolaborasi Film...
Tim Kolaborasi Film Pesta Babi Buka Suara setelah Mama Sinta Lapor Polisi
Yorrys Raweyai Soroti...
Yorrys Raweyai Soroti Eksploitasi Hutan di Tanah Papua dan Dorong Pembentukan Pansus
Kritik dalam Film Pesta...
Kritik dalam Film Pesta Babi Jadi Bahan Evaluasi Pembangunan di Papua
Perlindungan Warga Sipil...
Perlindungan Warga Sipil Jadi Kunci Keberlanjutan Pembangunan Papua
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Rekomendasi
Perjalanan Berliku Iran...
Perjalanan Berliku Iran Tulis Sejarah di Piala Dunia 2026
Ronaldo Disorot di Piala...
Ronaldo Disorot di Piala Dunia 2026, Conceicao: Tak Wajib Umpan CR7
Lebaran Anak Yatim:...
Lebaran Anak Yatim: Antara Dalil, Tradisi, dan Makna Kepedulian Sosial
Berita Terkini
iPhone XS Mantan Kepala...
iPhone XS Mantan Kepala Dinas Perizinan Jogja Dilelang KPK: Laku Rp34 Juta, tapi Belum Dilunasi Pemenang Lelang
Kebangkitan Sepak Bola...
Kebangkitan Sepak Bola Asia: Pelajaran untuk Pembangunan Ekonomi
Memahami Urgensi Koperasi...
Memahami Urgensi Koperasi Desa Merah Putih
Polda Metro Singgung...
Polda Metro Singgung Ada Mantan Pejabat Berupaya Hambat Kasus Roy Suryo
Jokowi Minta PSI Dukung...
Jokowi Minta PSI Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, AHY: Pemilu 2029 Masih Lama
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Izin Tinggal WNA, Dirjen Imigrasi Minta Buka Akses Seluas-luasnya untuk KPK
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved