Pertempuran Masih Berkecamuk, Menlu: 4 WNI Masih Tertahan di Kota Lviv Ukraina

Kamis, 03 Maret 2022 - 20:05 WIB
loading...
Pertempuran Masih Berkecamuk,...
Sebanyak 80 WNI dan 3 WNA yang dievakuasi dari Ukraina telah tiba di Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Foto/SINDOnews
A A A
TANGERANG - Sebanyak 80 WNI dan 3 WNA yang dievakuasi dari Ukraina telah tiba di Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kamis (3/3/2022). Meski demikian, masih ada 4 WNI yang tertahan di Ukraina, dan 14 WNI di Bukares, Rumania.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan, 4 WNI itu sebelumnya berada di Kota Kharkiv dan berhasil tiba di Kota Lviv, Ukraina. Kharkiv saat ini masih berlangsung pertempuran antara Rusia dan Ukraina.

Baca juga: Menlu: Tertahan di Rumania, 14 WNI Belum Bisa Dipulangkan ke Indonesia

"Hari ini terdapat 4 WNI sudah dapat keluar dari Kharkiv dan tiba di Lviv dengan selamat," ungkap Retno, di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Kamis (3/3/2022).

Baca juga: Dievakuasi dari Ukraina, 83 WNI Tiba di Bandara Soekarno-Hatta

Retno menambahkan para WNI itu keluar dari Kota Kharkiv melalui perjalanan yang tidak mudah. Mereka harus melalui berbagai proses pemeriksaan di tengah jam malam yang sangat ketat. Mereka juga harus melanjutkan perjalanan ke Rumania, dengan menempuh perjalanan darat selama kurang lebih 12 jam.

"Mereka akan dibawa ke Polandia untuk tes kesehatan. Kami akan terus berupaya melakukan evakuasi," katanya.

Sementara itu, untuk 14 WNI yang masih berada di Bukares, Rumania akan segera dipulangkan begitu keadaan memungkinkan. 12 WNI di antaranya dinyatakan positif Covid-19, sementara 2 lainnya memilih menetap untuk menemani keluarganya yang positif Covid-19.

(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
22 WNI dari Iran Tiba...
22 WNI dari Iran Tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Didampingi Menlu Sugiono
Kapal Tug Boat Diawaki...
Kapal Tug Boat Diawaki WNI Diserang Rudal di Selat Hormuz, Pemerintah Diminta Bersikap Tegas
Alasan Kemlu Belum Ada...
Alasan Kemlu Belum Ada Rencana Evakuasi WNI di Lebanon
Evakuasi WNI di Iran...
Evakuasi WNI di Iran Dimulai Hari Ini secara Bertahap, Kloter Pertama 32 Orang
Menlu Sugiono: 15 WNI...
Menlu Sugiono: 15 WNI Segera Dievakuasi dari Iran
AS-Israel Serang Iran,...
AS-Israel Serang Iran, Komisi I DPR Minta Pemerintah Siapkan Rencana Evakuasi WNI
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Rekomendasi
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Kenangan Pahit 2002 Hantui La Albirroja
Usulan Rokok Murah Dikhawatirkan...
Usulan Rokok Murah Dikhawatirkan Tekan Penerimaan Negara
Berita Terkini
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved