Menko PMK: Perlu Kerja Keras untuk Capai Target Penurunan Stunting
Kamis, 03 Maret 2022 - 13:52 WIB
loading...
Penanganan stunting di Indonesia dinilai sudah menunjukan hasil yang cukup baik. Hal ini dikatakan oleh Menteri Koordinator Bidang PMK, Muhadjir Effendy. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Penanganan stunting di Indonesia dinilai sudah menunjukan hasil yang cukup baik. Hal ini dikatakan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy.
Baca juga: Tanggulangi Stunting dan Gizi Buruk, Pemkot Jaktim Salurkan Bantuan Sembako dan Susu Formula
Dia memaparkan, prevalensi stunting di Indonesia telah mengalami penurunan dari 27,6% pada tahun 2019 menjadi 24,4% pada tahun 2021 (Survei Status Gizi Balita Indonesia 2021).
Baca juga: 311 Tenaga Gizi Ikuti Seleksi TGPD Program Pencegahan Stunting
Muhadjir mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menargetkan angka stunting menjadi 14% pada tahun 2024. Untuk mengejar target itu, maka kata dia penanganan stunting pada 2 tahun ke depan harus turun sebesar 3 sampai 3,5% per tahun.
"Kalau dalam keadaan Covid-19 yang babak belur ini kita masih bisa mencapai penurunan 1,7 % per tahun. Maka untuk capai penurunan 3 % kita tinggal berupaya menambahkan lagi 1,3 %. Jadi Insya Allah bisa kita lakukan asalkan Covid-19 bisa tertangani," kata Muhadjir dalam keterangannya, Kamis (3/3/2022).
Baca juga: Tanggulangi Stunting dan Gizi Buruk, Pemkot Jaktim Salurkan Bantuan Sembako dan Susu Formula
Dia memaparkan, prevalensi stunting di Indonesia telah mengalami penurunan dari 27,6% pada tahun 2019 menjadi 24,4% pada tahun 2021 (Survei Status Gizi Balita Indonesia 2021).
Baca juga: 311 Tenaga Gizi Ikuti Seleksi TGPD Program Pencegahan Stunting
Muhadjir mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menargetkan angka stunting menjadi 14% pada tahun 2024. Untuk mengejar target itu, maka kata dia penanganan stunting pada 2 tahun ke depan harus turun sebesar 3 sampai 3,5% per tahun.
"Kalau dalam keadaan Covid-19 yang babak belur ini kita masih bisa mencapai penurunan 1,7 % per tahun. Maka untuk capai penurunan 3 % kita tinggal berupaya menambahkan lagi 1,3 %. Jadi Insya Allah bisa kita lakukan asalkan Covid-19 bisa tertangani," kata Muhadjir dalam keterangannya, Kamis (3/3/2022).
Lihat Juga :