Mampukah Ukraina Bertahan dari Gempuran Rusia? Simak News RCTI+

Rabu, 02 Maret 2022 - 13:06 WIB
loading...
A A A
Dari dunia olahraga. Final Liga Champions yang tadinya akan diselenggarakan di Moskow dibatalkan. Demikian juga penyelenggaraan gelaran F1 GP Rusia 2022 juga ditiadakan. Timnas kesebelasan negara-negara Eropa menolak untuk bertanding dengan Timnas Rusia. Kontrak sponsor perusahaan dari Rusia juga dibatalkan oleh klub-klub sepak bola Eropa. Para selebritas dan tokoh dunia menyesalkan Tindakan Putin menyerang Ukraina, mulai super model Gigi Hadid, Kendal Jenner, Sean Penn, Angelina Jolie, dan masih banyak lagi. Green Day sampai membatalkan konsernya negari beruang merah tersebut.

Meski begitu, Putin tak gentar dengan langkahnya untuk terus memaksa Ukraina bertekuk lutut. Saat ini dunia sedang berupaya menyelesaikan konflik tersebut secara damai dengan mempertemukan pemimpin kedua negara. Di Dewan Keamanan PBB, Rusia sendiri telah memveto Resolusi BBB untuk penghentian invasi ke Ukraina.

Meski jaraknya cukup jauh, bagaimana pun invasi Rusia ke Ukraina juga membawa dampak bagi Indonesia. Harga minyak dunia terus naik, menembus USD100 per barrel. Jika harga minyak dunia terus bertahan di atas USD100 per barrel, bukan tidak mungkin pemerintah terpaksa menaikkan harga BBM di dalam negeri. Tak hanya harga minyak dunia, harga gas dan batubara di pasar internasional juga terus terkerek naik.

Perang di Ukraina juga diperkirakan akan mempengaruhi pasokan gandum ke Indonesia. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut impor gandum dari Ukraiana memasok sekitar 23% dari kebutuhan nasional. Setidaknya, para pengusaha akan berupaya untuk mencari alternatif impor gandum dari negara lain jika memang konflik di Ukraina terus berkepanjangan. Perang juga sempat membuat kepanikan investor di Bursa Efek Indonesia. Tak hanya di Indonesia, di pasar modal Asia perang telah membuat investor manarik dananya sekitar USD2 miliar.

Di sisi lain, PBB memperkirakan perang di Ukraina akan menciptakan gelombang pengungsi hingga 5 juta orang dari Ukraina ke negara-negara tetangga. Kekhawatiran meluasnya dampak perang di Ukraina terhadap negara-negara lain di dunia, masih cukup tinggi. Apalagi pihak Rusia akan kembali menyerang daerah-daerah lainnya yang lebih luas di Ukraina. Hal ini terjadi setelah pihak Ukraina menolak ajakan berdialog oleh Rusia di Belarus. Ukraina menolak berdialog di Belarus, karena bukan tempat yang netral. Belarus merupakan sekutu terdekat dari Rusia. Sedangkan, Ukraina mengusulkan Polandia sebagai tempaat negosiasi.

Perdana Menteri Polandia Mateusz Morawiecki kini juga khawatir, Rusia akan menyerang negaranya setelah menginvasi Ukraina. Polandia merupakan basis pangkalan milier dari negara-negara NATO dan Amerika. Kekhawatiran serupa juga dirasakan oleh Finlandia dan Swedia. Sebab Rusia mengancam akan menyerang ke dua negara tersebut, jika menjadi anggota NATO.

Akankah Rusia berhasil menaklukkan Ukraina? Apakah NATO tetap akan membiarkan Ukraina berperang sendirian? Apa dampaknya bagi ekonomi, politik, sosial dan keamanan jika perang ini terus berlanjut? Simak dan pantau terus perkembangannya di News RCTI+.

Secara konsisten News RCTI+ selalu menginformasikan kepada publik perkembangan terbaru perang di Ukraina. Didukung lebih dari 90 publisher, News Aggregator di bawah naungan MNC Group tersebut terus menyampaikan informasi penting yang dibutuhkan pembaca secara lengkap dan terpercaya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BPDP Dukung Penguatan...
BPDP Dukung Penguatan Kemitraan Sawit Indonesia dengan Rusia
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Prabowo Bakal Hadiri...
Prabowo Bakal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan 17 Juni, Ini Kata Wamenlu
Menko AHY Dorong Diaspora...
Menko AHY Dorong Diaspora Indonesia di Rusia Bentuk Asosiasi Pengusaha
Menko AHY-Dewan Maritim...
Menko AHY-Dewan Maritim Rusia Kerja Sama Pembangunan PLTN Terapung dan Kapal Cepat
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Rekomendasi
Tafsir Surat Al Kahfi...
Tafsir Surat Al Kahfi Ayat 1-10 : Siapa yang Rutin Membacanya akan Dilindungi dari Dajjal
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Ketinggian Abu Mencapai 1.600 Meter
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Berita Terkini
Alasan Hotman Paris...
Alasan Hotman Paris Tidak Khawatir soal Ucapannya 'Lu Punya Otak Gak?' Dilaporkan ke Polisi
Kejagung Dijadwalkan...
Kejagung Dijadwalkan Periksa Febrie Adriansyah Hari Ini, Sebelumnya Mangkir
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur...
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur FBI Langkah Strategis Hadapi Kejahatan Transnasional
Sebut 108 UU Perlu Diubah,...
Sebut 108 UU Perlu Diubah, Cak Imin: Omnibus Law Ciptaker hingga Agraria
KPK: Sebelum Serahkan...
KPK: Sebelum Serahkan Amplop ke Menhut, Bupati Kuansing Kumpulkan SGD 46.500
PPATK Ungkap Perputaran...
PPATK Ungkap Perputaran Dana Judi Online Turun hingga Rp286,84 Triliun di Era Prabowo
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved