PPATK Blokir Sementara Rekening Influencer Crazy Rich Terkait Investasi Bodong
Selasa, 22 Februari 2022 - 19:02 WIB
loading...
Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana mengatakan PPATK memblokir atau menghentikan sementara transaksi influencer yang kerap dikenal dengan sebutan Crazy Rich. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memblokir atau menghentikan sementara transaksi influencer yang kerap dikenal dengan sebutan 'Crazy Rich' . Transaksi Crazy Rich tersebut dihentikan sementara karena diduga berkaitan dengan kegiatan investasi bodong berupa Binary Option.
Sayangnya, PPATK tak menjelaskan secara detail siapa Crazy Rich tersebut. "Pertimbangan PPATK dalam melakukan langkah tersebut antara lain karena adanya laporan transaksi keuangan mencurigakan dari penyedia jasa keuangan serta sejumlah ketidakwajaran profiling," ujar Kepala PPATK, Ivan Yustiavanda melalui keterangan resminya, Selasa (22/2/2022). Baca juga: Investasi Bodong Marak, PPATK Blokir 77 Rekening Senilai Rp28,24 Miliar
Ivan menjelaskan PPATK memang memiliki tugas dan kewenangan untuk memantau aliran dana dari investor ke berbagai pihak yang diduga menjual produk investasi bodong. Salah satu produk investasi bodong itu yakni, Binary Option.
Kewenangan PPATK, lanjut Ivan, yakni melakukan penghentian sementara transaksi selama 20 hari kerja dan selanjutnya berkoordinasi serta melaporkan kepada penegak hukum terhadap transaksi mencurigakan dalam nominal besar terkait investasi yang diduga bodong.
"Terkait dengan investasi dalam bentuk trading yang diduga ilegal, seperti robot trading atau binary option, dan melibatkan influencer yang dikenal dengan Crazy Rich, PPATK juga telah melakukan pemantauan dan melakukan penghentian sementara transaksi," terangnya.
Sayangnya, PPATK tak menjelaskan secara detail siapa Crazy Rich tersebut. "Pertimbangan PPATK dalam melakukan langkah tersebut antara lain karena adanya laporan transaksi keuangan mencurigakan dari penyedia jasa keuangan serta sejumlah ketidakwajaran profiling," ujar Kepala PPATK, Ivan Yustiavanda melalui keterangan resminya, Selasa (22/2/2022). Baca juga: Investasi Bodong Marak, PPATK Blokir 77 Rekening Senilai Rp28,24 Miliar
Ivan menjelaskan PPATK memang memiliki tugas dan kewenangan untuk memantau aliran dana dari investor ke berbagai pihak yang diduga menjual produk investasi bodong. Salah satu produk investasi bodong itu yakni, Binary Option.
Kewenangan PPATK, lanjut Ivan, yakni melakukan penghentian sementara transaksi selama 20 hari kerja dan selanjutnya berkoordinasi serta melaporkan kepada penegak hukum terhadap transaksi mencurigakan dalam nominal besar terkait investasi yang diduga bodong.
"Terkait dengan investasi dalam bentuk trading yang diduga ilegal, seperti robot trading atau binary option, dan melibatkan influencer yang dikenal dengan Crazy Rich, PPATK juga telah melakukan pemantauan dan melakukan penghentian sementara transaksi," terangnya.
Lihat Juga :