Pemda Harus Jemput Bola dan Door to Door Tingkatkan Vaksinasi
Senin, 21 Februari 2022 - 14:08 WIB
loading...
A
A
A
Dia menyampaikan bahwa Covid-19 tidak bisa dianggap enteng walaupun banyak yang menyamakan dengan flu. “Varian Omicron harus dipahami sebagai varian Covid-19 yang sangat mudah menular dan jika orang tua kita dan mereka yang mempunyai komorbid, akibatnya bisa sangat fatal, terutama bagi yang belum divaksin,” ujarnya.
Maka itu, kata dia, Komisi IX DPR tidak henti-hentinya melakukan sosialisasi untuk protokol kesehatan dan mengajak masyarakat untuk segera vaksin. “Jangan sampai kita kehilangan orang yang kita sayangi sampai sadar bahwa Covid-19 ini serius,” tuturnya.
Dia menjelaskan, pemerintah pusat menerima laporan dari pemda melalui laporan harian. Dia juga menyarankan agar pemerintah pusat sebaiknya meningkatkan sampling acak ke sentra sentra vaksinasi untuk memantau pelaksanaan di lapangan.
“Pemerintah pusat bisa juga memaksimalkan laporan dari masyarakat dengan membuka desk secara virtual. Ada banyak cara inovasi untuk percepatan program vaksinasi,” pungkasnya.
Sementara itu, Ahli Epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Iwan Ariawan menilai pelaksanaan vaksinasi yang baik dan cepat hanya dapat terjadi jika ada kerja sama yang baik antara pemerintah pusat dan daerah. “Saat ini pemerintah pusat sudah baik dalam penyediaan dan alokasi stok vaksin,” ujar Iwan.
Maka itu, kata dia, Komisi IX DPR tidak henti-hentinya melakukan sosialisasi untuk protokol kesehatan dan mengajak masyarakat untuk segera vaksin. “Jangan sampai kita kehilangan orang yang kita sayangi sampai sadar bahwa Covid-19 ini serius,” tuturnya.
Dia menjelaskan, pemerintah pusat menerima laporan dari pemda melalui laporan harian. Dia juga menyarankan agar pemerintah pusat sebaiknya meningkatkan sampling acak ke sentra sentra vaksinasi untuk memantau pelaksanaan di lapangan.
“Pemerintah pusat bisa juga memaksimalkan laporan dari masyarakat dengan membuka desk secara virtual. Ada banyak cara inovasi untuk percepatan program vaksinasi,” pungkasnya.
Sementara itu, Ahli Epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Iwan Ariawan menilai pelaksanaan vaksinasi yang baik dan cepat hanya dapat terjadi jika ada kerja sama yang baik antara pemerintah pusat dan daerah. “Saat ini pemerintah pusat sudah baik dalam penyediaan dan alokasi stok vaksin,” ujar Iwan.
Lihat Juga :