Protokol Covid-19 di Tempat Umum Harus Mudah Dipahami Publik

Minggu, 14 Juni 2020 - 12:58 WIB
loading...
Protokol Covid-19 di...
Sejumlah penumpang KRL Commuter Line berada di dalam gerbong yang telah diberi marka jarak sosial di Stasiun Bogor, Jawa Barat, Kamis (11/6/2020). ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/nz
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengkritisi protokol Covid-19 di tempat umum seperti yang dibuat pemerintah jelang new normal atau kenormalan baru . Pasalnya, protokol Covid-19 yang dibuat hanya ada di Keputusan Menteri (Kepmen) atau Surat Edaran (SE) dengan bahasa yang sulit dimengerti masyarakat umum.

"Apa protokol Covid-19 ketika saya akan ke restoran? saya cari di internet, saya temukan banyak sekali informasi dari berbagai sumber dengan berbagai langkah yang berbeda-beda. Saya coba kunjungi institusi institusi yang terkait penanganan Covid-19, tidak saya temukan," kata Dasco kepada wartawan, Minggu (14/6/2020).

"Ada yang bilang, lihat di keputusan menteri dan surat edaran. Saya katakan, apakah masyarakat harus membuka keputusan menteri dan surat edaran hanya untuk masuk ke restoran? Apakah masyarakat harus membaca berlembar-lembar pasal untuk masuk ke restoran? Yang ada masyarakat tidak peduli," tambahnya.

Menurut Dasco, itu baru protokol Covid-19 di satu tempat publik, bagaimana dengan tempat publik lainnya seperti pasar swalayan, toko baju, perkantoran, dan tempat lainnya. Masyarakat pasti enggan membuka Kepmen ataupun SE dengan bahasa yang sulit dimengerti. (Baca juga: Ketidakjelasan Informasi Pembukaan Sekolah Bikin Orang Tua Resah ).

"Untuk itu, masyarakat harus mendapatkan informasi yang mudah dimengerti oleh orang awam, tepat, dan berasal dari satu sumber resmi. Cukup dua menit membaca, masyarakat sudah mengerti apa yang harus dia lakukan di suatu tempat," ujarnya.

Dasco menekankan bahwa yang paling penting adalah bagaimana masyarakat paham. Karena, sebagus apa pun protokol Covid-19 dibuat, jika disajikan dengan bahasa yang tidak mudah dimengerti oleh masyarakat awam apalagi sampai berlembar-lembar, protokol itu tidak dapat dilaksanakan oleh masyarakat.

Karena itu, Juru Bicara Khusus (Jubirsus) Partai Gerindra ini meminta agara pemerintah membuat pusat panduan resmi melalui media online seperti website maupun aplikasi terkait protokol Covid-19 di setiap tempat. Sehingga, setiap orang merujuk website maupun aplikasi yang sama sehingga tidak ada penafsiran yang berbeda-beda.

"Buat panduan dengan gambar yang mudah dimengerti masyarakat awam, cukup 1-2 halaman saja untuk setiap lokasi," usulnya. (Baca juga: Pembatalan Haji Sepihak, Ketua Komisi VIII DPR: Mungkin Menag Enggak Tahu Undang-Undang ).

Dasco menjelaskan, saat ini setiap orang dengan mudahnya bisa membuat informasi dan menyebarkan, tapi tidak setiap orang punya kemampuan dan kewenangan untuk mempertanggungjawabkan informasi yang mereka buat dan sebarkan. Karena, masyarakat mendapatkan informasi dari tempat yang berbeda-beda, sehingga tidak ada kesamaan sikap.

"Penanganan Covid-19 harus satu pintu informasi dan mudah dimengerti, sehingga ada keseragaman dalam menerapkan protokol," tandasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
Gerindra: Diplomasi...
Gerindra: Diplomasi Aktif Prabowo Perkuat Posisi Indonesia di Panggung Global
Kantor BGN Digeledah...
Kantor BGN Digeledah Kejagung setelah Dadan Dicopot, Dasco: Kita Serahkan kepada Aparat
Nanik S Deyang Diangkat...
Nanik S Deyang Diangkat sebagai Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana, Dasco: Pilihan yang Tepat
Dadan Hindayana Dicopot...
Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Dasco Puji Pemerintah Dengar Aspirasi Masyarakat
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Begini Hasil Pertemuan...
Begini Hasil Pertemuan Dasco dan Bos Himbara, Dirut BNI: Fundamental Bagus, Tak Perlu Cemas
Dirut Himbara Dikumpulin...
Dirut Himbara Dikumpulin Dasco Bersama Mensesneg, Bahas Apa?
Rekomendasi
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 1.200 Meter di Atas Puncak
GoPro Sekarat: Dari...
GoPro Sekarat: Dari Bintang Wall Street Rp198 Triliun Jadi Saham Receh
Berita Terkini
4 Oknum Prajurit TNI...
4 Oknum Prajurit TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Hari Ini Divonis
3 Guru Besar Kedokteran...
3 Guru Besar Kedokteran Bakal Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa
Kasus Mega Korupsi BGN...
Kasus Mega Korupsi BGN dan Kitas-Kitap
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Infografis
19 Kampus Indonesia...
19 Kampus Indonesia yang Peringkat Dunianya Melonjak di QS WUR 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved