Di Simposium Unhan, Hasto Sebut Geopolitik Soekarno Antitesa Pemikiran Barat
Sabtu, 19 Februari 2022 - 15:04 WIB
loading...
Mahasiswa Doktoral Universitas Pertahanan (Unhan), Hasto Kristiyanto. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Pemikiran geopolitik Bung Karno dinilai sebagai landasan memperkuat kepemimpinan Indonesia bagi dunia. Hal ini dikatakan Mahasiswa Doktoral Universitas Pertahanan (Unhan), Hasto Kristiyanto.
Baca juga: Bung Karno Diabadikan Jadi Nama Bandara di Sitaro Sulut
"Pemikiran geopolitik Bung Karno luar biasa," ujar Hasto sebelum mengikuti Simposium Nasional Relevansi Geopolitik Sukarno bagi Kepentingan Nasional dan Pertahanan Negara, Sabtu, (19/2/2022). Baca juga: Ratna Sari Dewi Istri ke-5 Bung Karno Viral, Tampil Enerjik di Usia 82 Tahun Nyanyikan Lagu Indonesia
"Geopolitik Bung Karno tentang pengetahuan keadaan geografi, sejarah, kultur, nilai dan filosofi yang terkandung di dalamnya sangat penting bagi perjuangan mewujudkan national interest dan sekaligus membangun kekuatan pertahanan negara yang disegani," tambahnya.
Hasto menjelaskan, pemikiran geopolitik Bung Karno merupakan antitesa pemikiran geopolitik Barat yang ekspansionis. Sebaliknya pemikiran geopolitik Bung Karno mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dan internasionalisme bagi dunia yang lebih damai dan berkeadilan.
Baca juga: Bung Karno Diabadikan Jadi Nama Bandara di Sitaro Sulut
"Pemikiran geopolitik Bung Karno luar biasa," ujar Hasto sebelum mengikuti Simposium Nasional Relevansi Geopolitik Sukarno bagi Kepentingan Nasional dan Pertahanan Negara, Sabtu, (19/2/2022). Baca juga: Ratna Sari Dewi Istri ke-5 Bung Karno Viral, Tampil Enerjik di Usia 82 Tahun Nyanyikan Lagu Indonesia
"Geopolitik Bung Karno tentang pengetahuan keadaan geografi, sejarah, kultur, nilai dan filosofi yang terkandung di dalamnya sangat penting bagi perjuangan mewujudkan national interest dan sekaligus membangun kekuatan pertahanan negara yang disegani," tambahnya.
Hasto menjelaskan, pemikiran geopolitik Bung Karno merupakan antitesa pemikiran geopolitik Barat yang ekspansionis. Sebaliknya pemikiran geopolitik Bung Karno mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dan internasionalisme bagi dunia yang lebih damai dan berkeadilan.
Lihat Juga :