Struktur PBNU Dilarang Nyapres, Cak Imin: Saatnya Ketua Umum PKB

Sabtu, 12 Februari 2022 - 23:07 WIB
loading...
Struktur PBNU Dilarang...
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menyatakan tak akan membiarkan lahan subur seperti NU telantar dan dimanfaatkan orang lain. Foto/humas PKB
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB ) Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menilai larangan bagi struktur PBNU untuk mencalonkan diri dalam perhelatan politik sudah tepat. Hal ini membuka jalan bagi partai yang dilahirkan NU untuk memajukan kadernya sendiri.

”Alhamdulillah, Muktamar di Lampung kemarin, Gus Yahya, ketua umum PBNU, menyatakan dengan tegas bahwa seluruh struktur Pengurus Besar Nahdlatul Ulama dilarang nyapres, dilarang ikut nyawapres, dilarang ikut kompetisi,” ujar Cak Imin saat memberikan sambutan dalam Deklarasi Dukungan Gerakan Nahdliyin Bersatu di Pondok Pesantren Miftahul Qulub, Polagan, Galis, Pamekasan, Madura, Jumat (11/2/2022) dalam siaran pers yang diterima Sabtu (12/2/2022).

Sebelum terpilih menjadi ketua umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya memang telah menyampaikan keinginannya agar tidak boleh ada lagi struktur PBNU yang maju sebagai calon presiden maupun calon wakil presiden (capres-cawapres) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Menurut Cak Imin, larangan tersebut bisa dibaca dari sudut pandang lain.

”Mafhum mokhalafah-nya (pemahaman terbaliknya) kira-kira: ini saatnya PKB, gantian. Kira-kira begitu karena dulu (Pilpres 2019) Rais Aam (KH Ma’ruf Amin maju sebagai cawapres), sekarang seharusnya ya ketua umum PKB,” katanya.

Baca juga: Posisi Cak Imin di Kalangan NU Disebut Tergerus, Ini Respons PKB

Pada Pilpres 2019 lalu, Rais Aam PBNU KH Ma’ruf Amin maju sebagai cawapres bergandengan dengan capres petahana Joko Widodo (Jokowi) dan akhirnya terpilih sebagai wakil presiden. Sebelumnya, pada Pilpres 2004 silam, Ketua Umum PBNU saat itu, KH Hasyim Muzadi juga maju sebagai cawapres bergandengan dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, namun kalah dari pasangan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Jusuf Kalla setelah melalui putaran kedua pemilihan.

Cak Imin mengatakan, NU ibarat hamparan padang sawah yang tanahnya subur dan sangat luas, serta kaya akan berbagai kandungan. ”Masa NU yang sehebat ini, tanah seluas ini, dibiarkan “terlantar” dan digali dan dimanfaatkan orang lain (bukan kader NU)? Maka, tugas saya adalah pasang patok supaya orang lain tidak mengambil dan menikmati tanah subur Nahdlatul Ulama, kira-kira begitu,” katanya.

Cicit KH Bisri Syansuri, salah satu pendiri NU ini optimistis NU bakal bulat mendukungnya maju sebagai capres 2024. Dia merasa mantap untuk maju sebagai calon setelah dipanggil sang paman, KH Abdussalam Shohib ke Denanyar, Jombang.

Di sana berkumpul para kiai muda (gawagis) dari berbagai pesantren di Jawa Timur, baik dari pesantren Denanyar, Ploso, Lirboyo, Sidogiri, Banyuwangi, Langitan, termasuk juga putra Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar.

”Semua berkumpul dan tanya kepada saya, apakah siap dan sanggup untuk didukung, dicalonkan dan dikuatkan menjadi calon presidsen tahun 2024? Saya tanya balik kenapa kok saya? Karena dulu 2019, saya sudah berikhtiar, sudah berusaha, juga kampanye ternyata yang jadi (cawapres) KH Ma’ruf Amin,” urainya.



Akhirnya terjadi diskusi panjang dan para kiai muda di Jawa Timur yang berkesimpulan bahwa NU ini adalah organisasi yang besar dengan jutaan pengikut sehingga harus ada kader tulen NU yang menjadi Presiden, setelah sebelumnya KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) menjadi presiden. ”Kalau dulu Gus Dur hanya dua tahun, nanti kita tebus lima tahun,” tuturnya.

Cak Imin pun mengaku bersyukur karena selain meminta dirinya maju sebagai capres 2024, para kiai muda di Jatim juga cukup aktif bergerak untuk meminta restu, doa dan dukungan kepada para kiai dan masyarakat agar dirinya terpilih sebagai Presiden 2024.

”Luar biasa ternyata gus-gus semangat bergerak dan kemudian pertemuan di Banyuwangi bahkan di Kantor PCNU yang dipimpin langsung Gus Makki (Ketua PCNU Banyuwangi) membuat saya percaya diri dan membuat saya kemudian mencoba roadshow kemana-mana, sambutannya luar biasa. InsyaAllah akhir Maret nanti survei kita tertinggi di Jatim, insyallah kalau bergerak,” katanya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Cak Imin: PKB Punya...
Cak Imin: PKB Punya Tanggung Jawab Moral Memikirkan Masa Depan NU
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Pengasuh PP Sembilangan Bangkalan Soroti Kondisi NU
Dari Ploso, Gus Ma’shum...
Dari Ploso, Gus Ma’shum Faqih Ingatkan Adab Jadi Penuntun Musyawarah NU
Jelang Muktamar PBNU,...
Jelang Muktamar PBNU, Gus Muhaimin Sentil Pihak yang Main-main di NU untuk Keluar
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Seruan Masyayikh NU...
Seruan Masyayikh NU di Ponpes Al Falah Ploso Redam Ketegangan di PBNU
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
Rekomendasi
3 Prioritas Pramono...
3 Prioritas Pramono Anung Jelang 5 Abad Kota Jakarta
Gempa M4,9 Guncang Lampung,...
Gempa M4,9 Guncang Lampung, BMKG: Akibat Sesar Aktif
Ghana Lolos ke 32 Besar,...
Ghana Lolos ke 32 Besar, Skotlandia Tersingkir dan Steve Clarke Mundur
Berita Terkini
Presiden Prabowo Hadiri...
Presiden Prabowo Hadiri Resepsi Pernikahan Putri Ketua KPK
29 Brigjen Pol Dimutasi...
29 Brigjen Pol Dimutasi Kapolri pada Juni 2026, Ini Nama-namanya
Jokowi Pakai Baju Berlogo...
Jokowi Pakai Baju Berlogo PSI: Artinya Tahu Sendiri
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
Infografis
Profil Komjen Pol Chryshnanda...
Profil Komjen Pol Chryshnanda Dwilaksana, Ketua Tim Transformasi Reformasi Polri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved