Tinjau Vaksinasi dan Isoter, Kapolri Minta Forkopimda Babel Perkuat Pencegahan Lonjakan Covid-19
Rabu, 09 Februari 2022 - 19:08 WIB
loading...
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meninjau kegiatan akselerasi vaksinasi serentak di tujuh Kabupaten dan Kota di Provinsi Bangka Belitung (Babel). Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meninjau kegiatan akselerasi vaksinasi serentak di tujuh Kabupaten dan Kota di Provinsi Bangka Belitung (Babel), Rabu (9/2/2022).
Dalam kegiatan ini, Sigit mengimbau kepada warga untuk mewaspadai penyebaran virus Covid-19 varian Omicron, namun tidak panik dan takut berlebihan. Sigit juga meminta jajaran Forkopimda Babel untuk melakukan antisipasi sejak dini agar tidak terjadi lonjakan pertumbuhan Covid-19 mengingat, dari laporan yang diterima perkembangan varian Omicron yang cukup tinggi terjadi di wilayah Jawa dan Bali, di mana positivity ratenya meningkat dan BOR Rumah Sakit secara nasional sudah mencapai 24%.
"Walaupun di wilayah Babel saat ini masih diangka 4,12% (BOR Rumah Sakit). Namun demikian tentunya ini menjadi pengalaman bahwa kecenderungan akan ada pergeseran dalam kurun waktu 2 atau 3 minggu ke luar Jawa Bali. Sehingga tentunya bagi kita semua mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya," kata Sigit.
Baca juga: Cek Kesiapan Travel Bubble, Kapolri Tegaskan Harus Sesuai Prosedur dan Prokes
Dalam setiap kunjungan ke wilayah, mantan Kabareskrim Polri ini menuturkan, dirinya meminta agar akselerasi vaksinasi ditingkatkan, khususnya bagi kelompok usia rentan atau lansia. Sebab, berdasarkan data, meskipun sudah divaksin dua kali masih bisa tertular varian Omicron. Meski begitu, pencapaian vaksinasi di Babel sudah cukup bagus. "Hampir 84% angka fatalitas atau kematian adalah angka di lansia dan yang memiliki komorbid," ujar mantan Kapolda Banten tersebut.
Dalam kegiatan ini, Sigit mengimbau kepada warga untuk mewaspadai penyebaran virus Covid-19 varian Omicron, namun tidak panik dan takut berlebihan. Sigit juga meminta jajaran Forkopimda Babel untuk melakukan antisipasi sejak dini agar tidak terjadi lonjakan pertumbuhan Covid-19 mengingat, dari laporan yang diterima perkembangan varian Omicron yang cukup tinggi terjadi di wilayah Jawa dan Bali, di mana positivity ratenya meningkat dan BOR Rumah Sakit secara nasional sudah mencapai 24%.
"Walaupun di wilayah Babel saat ini masih diangka 4,12% (BOR Rumah Sakit). Namun demikian tentunya ini menjadi pengalaman bahwa kecenderungan akan ada pergeseran dalam kurun waktu 2 atau 3 minggu ke luar Jawa Bali. Sehingga tentunya bagi kita semua mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya," kata Sigit.
Baca juga: Cek Kesiapan Travel Bubble, Kapolri Tegaskan Harus Sesuai Prosedur dan Prokes
Dalam setiap kunjungan ke wilayah, mantan Kabareskrim Polri ini menuturkan, dirinya meminta agar akselerasi vaksinasi ditingkatkan, khususnya bagi kelompok usia rentan atau lansia. Sebab, berdasarkan data, meskipun sudah divaksin dua kali masih bisa tertular varian Omicron. Meski begitu, pencapaian vaksinasi di Babel sudah cukup bagus. "Hampir 84% angka fatalitas atau kematian adalah angka di lansia dan yang memiliki komorbid," ujar mantan Kapolda Banten tersebut.
Lihat Juga :