DPR Harap Uji Klinik Vaksin Merah Putih Sukses

Rabu, 09 Februari 2022 - 14:18 WIB
loading...
DPR Harap Uji Klinik...
Anggota Komisi IX DPR Yahya Zaini berharap uji klinik vaksin Merah Putih bisa berjalan lancar dan sukses. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Komisi IX DPR berharap uji klinik vaksin Merah Putih bisa berjalan lancar dan sukses. Uji klinik vaksin Merah Putih Universitas Airlangga bersama PT Biotis Pharmaceuticals Indonesia yang dimulai hari ini di Rumah Sakit dr. Sutomo Surabaya disambut baik oleh Anggota Komisi IX DPR Yahya Zaini.

Sebab, hal tersebut dinilai merupakan sejarah bagi kemajuan dunia kesehatan di Tanah Air. “Jika fase pertama dan kedua berjalan lancar, akan dilanjutkan dengan fase ketiga pada April 2022 dengan subjek yang lebih besar lagi. Kita semua berharap uji klinik tersebut berjalan lancar dan sukses, sehingga kita punya kemandirian di bidang vaksin,” kata Yahya Zaini, Rabu (9/2/2022).

Dirinya berharap Indonesia bisa punya vaksin produksi sendiri dengan selesainya uji klinik Vaksin Merah Putih nantinya. Sehingga, Indonesia punya kemandirian di bidang vaksin.

Baca juga: Airlangga Hartarto Sebut Vaksin Merah Putih Dipertimbangkan Jadi Vaksin Booster



Kemudian, ketergantungan kepada vaksin impor bisa berkurang. "Mengingat pada tahun 2021 lalu, kita menghabiskan anggaran sekitar Rp74 triliun untuk belanja vaksin impor. Jika kita bisa memproduksi sendiri berapa devisa negara yang bisa kita hemat untuk belanja vaksin,” ujar legislator dari Dapil VIII Jawa Timur ini.

Dia mengatakan sebagai anak bangsa patut berbangga karena Vaksin Merah Putih buatan Universitas Airlangga (Unair) merupakan yang pertama di Indonesia dan bahkan di Asia Tenggara. Diperkirakan produksi vaksin Unair tidak hanya untuk mencukupi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga bisa untuk ekspor.

Vaksin buatan Unair tersebut juga bisa digunakan untuk vaksin primer dan vaksin booster atau suntikan dosis ketiga. “Sebagai alumni Unair, saya memberikan apresiasi kepada Rektor Unair, para akademisi dan para penelitinya yang telah bekerja keras tak mengenal lelah, walaupun dengan anggaran yang terbatas. Dedikasi keilmuan yang luar biasa telah menjadi motivasi yang kuat untuk menghasilkan karya yang inovatif untuk bangsa,” pungkasnya.

Diketahui, uji klinik fase pertama Vaksin Merah Putih melibatkan sebanyak 90 subjek, sedangkan fase kedua sebanyak 405 subjek. Sebelumnya, BPOM telah memberikan Persetujuan Protokol Uji Klinik (PPUK) Vaksin Merah Putih yang dikembangkan Unair dengan berbasis inactivited virus.

BPOM diperkirakan bakal mengeluarkan Emergency Use Authorization (EUA) pada Juli 2022 jika uji klinik berjalan lancar. BPOM sejauh ini juga telah melakukan pembinaan berupa pemenuhan standar dan persyaratan untuk menghasilkan obat dan vaksin yang aman, berkhasiat, serta bermutu yang diproduksi oleh fasilitas industri farmasi yang memenuhi persyaratan Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) berstandar internasional.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Kepercayaan Vaksin...
Krisis Kepercayaan Vaksin Anak, DPR: Pemerintah Harus Bergerak Cepat
Wakil Ketua Komisi IX...
Wakil Ketua Komisi IX Pertanyakan Ketahanan Dana BPJS Kesehatan
Menkes Ungkap 1.824...
Menkes Ungkap 1.824 Orang Paling Kaya Terima PBI-JK
Dr Purwati Terima Penghargaan...
Dr Purwati Terima Penghargaan di Bidang Inovasi Kesehatan
DPR Bersama Serikat...
DPR Bersama Serikat Pekerja IMPPI Bahas Penguatan Perlindungan PMI
846 Rumah Sakit Pemerintah...
846 Rumah Sakit Pemerintah Masih Minim Sarana dan Prasarana
FK Unair Kukuhkan Profesor...
FK Unair Kukuhkan Profesor University of Melbourne sebagai Adjunct Professor
Kedokteran Jadi Jurusan...
Kedokteran Jadi Jurusan Paling Ketat di Unair Jalur SNBT 2026, Berapa Nilai Reratanya?
FK Unair Kolaborasi...
FK Unair Kolaborasi dengan Adelaide University, Soroti Sistem Kesehatan Kebidanan Indonesia
Rekomendasi
Timnas Indonesia U-19...
Timnas Indonesia U-19 Raih Peringkat Ketiga Piala AFF U-19 2026
Ferrari Dicemooh, BMW...
Ferrari Dicemooh, BMW Dipuja: Menguak Rahasia Sangar M Concept Neue Klasse!
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
Berita Terkini
Tepis Ada Pembagian...
Tepis Ada Pembagian Keuntungan Program MBG ke Presiden, Kepala BGN: Hoaks
PP Himmah: Waspada Aksi...
PP Himmah: Waspada Aksi Reformasi Jilid II Dimanfaatkan Hambat Program Pemerintah
Kejagung: Sony Sanjaya...
Kejagung: Sony Sanjaya Tak Bisa Jadi Justice Collaborator Jika Menjadi Pelaku Utama
Forum ILC Jenewa, Delegasi...
Forum ILC Jenewa, Delegasi Indonesia Dorong Payung Hukum Global bagi Pekerja Digital
Suvenir Kapal Perang...
Suvenir Kapal Perang Mikasa dari Menhan Jepang untuk Presiden Prabowo
Kasus Sertifikasi K3,...
Kasus Sertifikasi K3, KPK Telusuri Aliran Uang ke Pihak Kemnaker
Infografis
Profil Rahayu Saraswati,...
Profil Rahayu Saraswati, Keponakan Prabowo yang Mundur dari DPR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved