Mengerikan! 150 Erupsi Gunung Api Terjadi dalam 2 Dekade Terakhir
Jum'at, 04 Februari 2022 - 13:50 WIB
loading...
A
A
A
Ia menambahkan, jika aktivitas dan bahaya bencana gunungapi sudah teridentifikasi, selanjutnya dapat dilakukan upaya mitigasi bencana, di mana mitigasi bencana tidak bisa dilakukan oleh satu instansi saja, namun perlu dilakukan secara bersama-bersama oleh seluruh stakeholder terkait.
"Mitigasi bencana gunung api, meliputi peringatan dini (early warning system), diseminasi informasi, edukasi dan sosialisasi," kata Hanik.
Senada dengan Hanik, Deputi Bidang Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Afrial Rosa mengungkapkan, seluruh stakeholder memiliki peran yang sama dalam melakukan mitigasi bencana gunung api.
Salah satunya adalah diseminasi informasi terkait mitigasi bencana gunung api kepada masyarakat. Ia menilai, ada hal yang perlu diperbaiki antara semua stakeholder terkait agar diseminasi informasi dapat diterima dan dipahami oleh masyarakat dengan baik.
"Perlu ada alur koordinasi yang jelas dalam sistem mitigasi bencana ini, sehingga dapat dipastikan peringatan dini kondisi bencana itu sampai ke masyarakat," tandasnya.
"Mitigasi bencana gunung api, meliputi peringatan dini (early warning system), diseminasi informasi, edukasi dan sosialisasi," kata Hanik.
Senada dengan Hanik, Deputi Bidang Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Afrial Rosa mengungkapkan, seluruh stakeholder memiliki peran yang sama dalam melakukan mitigasi bencana gunung api.
Salah satunya adalah diseminasi informasi terkait mitigasi bencana gunung api kepada masyarakat. Ia menilai, ada hal yang perlu diperbaiki antara semua stakeholder terkait agar diseminasi informasi dapat diterima dan dipahami oleh masyarakat dengan baik.
"Perlu ada alur koordinasi yang jelas dalam sistem mitigasi bencana ini, sehingga dapat dipastikan peringatan dini kondisi bencana itu sampai ke masyarakat," tandasnya.
(maf)
Lihat Juga :