Gus Yahya: Tema Harlah ke-96 Menyongsong 100 Tahun NU Merawat Jagad Membangun Peradaban
Senin, 31 Januari 2022 - 14:30 WIB
loading...
A
A
A
Dia mengatakan, merawat jagad sesuai dengan lambang NU yakni adanya bola dunia. Meskipun menurutnya Kiai Ridwan Abdullah sebagai pencipta lambang NU tidak akan spesifik menjelaskan makna lambang tersebut. “Beliau akan dengan sederhana menjawab bahwa itu hasil istikharah dan tidak membuat penjelasan apapun. Kini kami berupaya memaknai gambar jagad itu sebagai tanggung jawab untuk merawat jagad ini,” ujarnya.
Gus Yahya menyebut merawat jagad diartikan dalam dua dimensinya. Pertama, dimensi bumi sebagai tempat hidup. Kedua adalah dimensi tatanan kehidupan di atas bumi.
”Merawat berarti berupaya berjuang untuk terus meningkatkan mengembangkan kualitas dari apa yang kita miliki di bumi ini. Baik sebagai alam maupun tatanan hidup tanpa membuat kerusakan-kerusakan, apa lagi melakukan penghancuran. Hanya dengan cara itu upaya kita membangun peradaban insyaallah akan membawa hasil masa depan peradaban yang lebih baik dan lebih mulia. Bukan hanya untuk NU saja, bukan hanya untuk bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia saja, tapi untuk peradaban dunia bagi seluruh umat manusia,” katanya.
Gus Yahya menyebut merawat jagad diartikan dalam dua dimensinya. Pertama, dimensi bumi sebagai tempat hidup. Kedua adalah dimensi tatanan kehidupan di atas bumi.
”Merawat berarti berupaya berjuang untuk terus meningkatkan mengembangkan kualitas dari apa yang kita miliki di bumi ini. Baik sebagai alam maupun tatanan hidup tanpa membuat kerusakan-kerusakan, apa lagi melakukan penghancuran. Hanya dengan cara itu upaya kita membangun peradaban insyaallah akan membawa hasil masa depan peradaban yang lebih baik dan lebih mulia. Bukan hanya untuk NU saja, bukan hanya untuk bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia saja, tapi untuk peradaban dunia bagi seluruh umat manusia,” katanya.
(cip)
Lihat Juga :