Angka BOR Naik, Politikus PKS Ingatkan Pemerintah soal Tunggakan Klaim RS
Minggu, 30 Januari 2022 - 07:48 WIB
loading...
Politikus PKS Kurniasih Mufidayati mengingatkan pemerintah masih punya tunggakan pembayaran klain rumah sakit untuk penanganan Covid-19. Foto/ist
A
A
A
JAKARTA - Naiknya kasus aktif Covid-19 di DKI Jakarta menyebabkan angka Bed Occupancy Rate (BOR) di rumah sakit ikut meningkat hingga 45 persen. Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKS Kurniasih Mufidayati mengingatkan bahwa pemerintah masih punya tunggakan klaim rumah sakit untuk penanangan Covid-19 pada 2020.
Bila tunggakan tak segera dibayar, dia khawatir bakal memengaruhi kesiapan RS seiring meningkatnya kasus harian Covid-19 dan meningkatnya BOR. Karena itu, dia meminta pemerintah untuk meringankan beban RS dengan menyelesaikan kewajiban jelang potensi adanya gelombang ketiga serangan Covid-19.
"Pada saat angka BOR meningkat, maka otomatis kebutuhan operasional RS meningkat. Pemerintah wajib selesaikan tunggakan bayar klaim RS, khususnya tahun 2020. Harus dicarikan solusinya untuk meringankan beban saat BOR terus meningkat," ungkap Mufida dalam keterangan tertulis yang diterima Minggu (30/1/2022).
Baca juga: Omicron Meledak, Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Tembus 23.397
Saat ini angka penambahan kasus harian pada Jumat (28/1) mencapai 9.905. Jumlah ini terus meningkat dalam beberapa hari terakhir dengan peningkatan mulai 3.000-an kasus, 7.000-an kasus harian. Mufida berharap segera ada langkah konkret merespons beberapa indikator kenaikan kasus dan perawatan Covid-19 di rumah sakit.
Bila tunggakan tak segera dibayar, dia khawatir bakal memengaruhi kesiapan RS seiring meningkatnya kasus harian Covid-19 dan meningkatnya BOR. Karena itu, dia meminta pemerintah untuk meringankan beban RS dengan menyelesaikan kewajiban jelang potensi adanya gelombang ketiga serangan Covid-19.
"Pada saat angka BOR meningkat, maka otomatis kebutuhan operasional RS meningkat. Pemerintah wajib selesaikan tunggakan bayar klaim RS, khususnya tahun 2020. Harus dicarikan solusinya untuk meringankan beban saat BOR terus meningkat," ungkap Mufida dalam keterangan tertulis yang diterima Minggu (30/1/2022).
Baca juga: Omicron Meledak, Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Tembus 23.397
Saat ini angka penambahan kasus harian pada Jumat (28/1) mencapai 9.905. Jumlah ini terus meningkat dalam beberapa hari terakhir dengan peningkatan mulai 3.000-an kasus, 7.000-an kasus harian. Mufida berharap segera ada langkah konkret merespons beberapa indikator kenaikan kasus dan perawatan Covid-19 di rumah sakit.
Lihat Juga :