Kenang Pertempuran Lengkong, Prabowo: Kemerdekaan Kita Bukan Hadiah

Kamis, 27 Januari 2022 - 08:23 WIB
loading...
Kenang Pertempuran Lengkong, Prabowo: Kemerdekaan Kita Bukan Hadiah
Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto memimpin Upacara Ziarah Hari Bakti Taruna ke-76 Tahun 2022 di Taman Makam Pahlawan (TMP) Taruna, Tangerang. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto memimpin Upacara Ziarah Hari Bakti Taruna ke-76 Tahun 2022 di Taman Makam Pahlawan (TMP) Taruna, Tangerang, Rabu, 26 Januari 2022. Kegiatan ziarah juga dibarengi dengan tabur bunga.

Prabowo mengatakan, kegiatan ini digelar sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah gugur dalam menjaga kemerdekaan, kedaulatan, dan kehormatan bangsa Indonesia. Sebab, kemerdekaan yang telah direbut bukanlah hadiah.

"Sudah menjadi acara berkala tiap tahun. Kita menghormati para pahlawan yang telah gugur. Tentunya di seluruh Indonesia banyak peristiwa, banyak pengorbanan, ini mengingatkan bahwa kemerdekaan kita itu bukanlah hadiah,” tutur Prabowo dalam keterangannya, dikutip Kamis (27/1/2022).

Baca juga: Kisah 2 Paman Prabowo yang Gugur di Usia Belia saat Bertempur Bersama Daan Mogot

Dalam pertempuran pada 25 Januari 1946, kata Prabowo, taruna dan para perwira berupaya melucuti tentara Jepang di markasnya, yang terletak di Desa Lengkong, Tangerang. Akibat peristiwa ini, sebanyak 33 Taruna Akademi Militer Tangerang, Daan Mogot dan 2 perwira lain gugur dalam peperangan. Menurut Prabowo, kegiatan ziarah menjadi pemaknaan nilai-nilai keberanian bagi generasi muda.

Baca juga: Prabowo soal Pesawat Tempur: Rafale Tinggal Kontrak, F-15 Masih Negosiasi



"Perjuangan yang sangat panjang, pengorbanan dari seluruh rakyat. Khususnya di sini yang berkesan adalah, pengorbanan para pejuang dan perwira yang gugur masih muda usia salah satunya Mayor Daan Mogot, karenanya ini merupakan bagian dari pewarisan nilai-nilai untuk generasi muda,” ucapnya.

Prabowo pun turut menaburkan bunga di pusara kedua pamannya. Diketahui dua paman Prabowo Subianto yakni RM Soebianto Djojohadikoesoemo dan RM Soejono. Mereka gugur dalam Peristiwa Lengkong bersama Daan Mogot pada tahun 1946. “Paman saya dua di sini. Yang satu perwira, yang satu taruna,” ujar Prabowo.
(cip)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2369 seconds (11.97#12.26)