Setelah PAN, Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra Bertemu Ketum PPP
Kamis, 20 Januari 2022 - 23:07 WIB
loading...
Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra mengadakan pertemuan dengan Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (20/1/2022) sore. Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Usai bertemu dengan petinggi Partai Amanat Nasional ( PAN ), Ketua Umum Partai Bulan Bintang ( PBB ) Yusril Ihza Mahendra mengadakan pertemuan dengan Ketua Umum Partai Persatuan Pembngunan ( PPP ) Suharso Monoarfa di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (20/1/2022) sore.
Kedua pimpinan partai Islam itu bertemu untuk membahas kerja sama PPP dan PBB dalam menghadapi Pemilu 2024. Pertemuan ini menurut Sekjen PBB Afriansyah Noor yang ikut hadir dalam pertemuan tersebut, merupakan kelanjutan dari pertemuan dengan pimpinan DPP PAN dua hari sebelumnya. Baca juga: Jubir PAN Sebut Pertemuan dengan PBB Bahas Poros Indonesia Raya
Afriansyah menyampaikan, keprihatinannya terhadap keberadaan partai-partai berbasis Islam modernis yang suaranya kian menurun dari pemilu ke pemilu.
Ajakan kerja sama tersebut, menurut Afriansyah, mendapat sambutan yang positif. Sehingga PAN, PPP, dan PBB dapat mendorong terbentuknya kerja sama yang erat.
“Bahkan jika mungkin ketiga partai dapat membentuk sebuah koalisi ketika mendaftar sebagai peserta pemilu,” kata Afriansyah dalam keterangan tertulisnya, Kamis (20/1/2022).
Kedua pimpinan partai Islam itu bertemu untuk membahas kerja sama PPP dan PBB dalam menghadapi Pemilu 2024. Pertemuan ini menurut Sekjen PBB Afriansyah Noor yang ikut hadir dalam pertemuan tersebut, merupakan kelanjutan dari pertemuan dengan pimpinan DPP PAN dua hari sebelumnya. Baca juga: Jubir PAN Sebut Pertemuan dengan PBB Bahas Poros Indonesia Raya
Afriansyah menyampaikan, keprihatinannya terhadap keberadaan partai-partai berbasis Islam modernis yang suaranya kian menurun dari pemilu ke pemilu.
Ajakan kerja sama tersebut, menurut Afriansyah, mendapat sambutan yang positif. Sehingga PAN, PPP, dan PBB dapat mendorong terbentuknya kerja sama yang erat.
“Bahkan jika mungkin ketiga partai dapat membentuk sebuah koalisi ketika mendaftar sebagai peserta pemilu,” kata Afriansyah dalam keterangan tertulisnya, Kamis (20/1/2022).
Lihat Juga :