BSSN Sebut Data yang Bocor Diperjualbelikan di Forum Gelap Bukan PeduliLindungi
Kamis, 20 Januari 2022 - 15:16 WIB
loading...
Pengunjung saat melakukan Scan Barcode melalui aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat wajib masuk di Plaza Blok M, Jakarta, Senin (16/8/2021). Foto/Dok.MPI/Aldhi Chandra
A
A
A
JAKARTA - Badan Siber dan Sandi Negara ( BSSN ) mengklarifikasi kabar data pasien Covid-19 milik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang diduga bocor dan diperjualbelikan di forum situs gelap (dark web). BSSN menyampaikan data yang bocor itu bukan data dari PeduliLindungi.
"Ini kami laporkan ini agak ramai memang, kemarin datanya Kementerian Kesehatan itu bocor atau kita lihat diperjualbelikan di dark web," kata Kepala BSSN Hinsa Siburian dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/1/2022).
Dia mengungkapkan banyak pihak yang bertanya apakah data yang bocor itu adalah aplikasi PeduliLindungi. Sebab, aplikasi tersebut saat ini digunakan dalam upaya pengendalian Covid-19.
Baca juga: Sejarah Perkembangan Keamanan Siber, dari Dinas Code hingga CSIRT
"Ini kami laporkan ini agak ramai memang, kemarin datanya Kementerian Kesehatan itu bocor atau kita lihat diperjualbelikan di dark web," kata Kepala BSSN Hinsa Siburian dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/1/2022).
Dia mengungkapkan banyak pihak yang bertanya apakah data yang bocor itu adalah aplikasi PeduliLindungi. Sebab, aplikasi tersebut saat ini digunakan dalam upaya pengendalian Covid-19.
Baca juga: Sejarah Perkembangan Keamanan Siber, dari Dinas Code hingga CSIRT
Lihat Juga :