Wakil Ketua MPR: Krisis Global Harus Jadi Pembelajaran Menuju Perbaikan Ekonomi 2022
Rabu, 19 Januari 2022 - 23:31 WIB
loading...
A
A
A
Anggota Majelis Tinggi Partai Nasdem itu mengungkapkan saat ini Indonesia dihadapkan pada perkembangan ekonomi digital yang luar biasa. Fenomena tersebut, jelas Rerie, tidak bisa dikesampingkan begitu saja dan diharapkan mampu berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi nasional.
Menteri Koperasi dan UKM RI, Teten Masduki memperkirakan pemulihan sektor UMKM akan lebih baik pada 2022. Karena sejumlah pondasi untuk pemulihan sudah diupayakan pemerintah, seperti pinjaman modal dengan bunga ringan dan pembukaan sejumlah pasar baru bagi sektor UMKM.
Saat ini, sekitar Rp350 triliiun atau 79,1% dari target dana yang sudah disalurkan untuk UMKM. Teten berharap pemulihan UMKM tidak sekadar kembali ke posisi sebelum pandemi, tetapi bisa tumbuh lebih baik lagi agar sektor UMKM nasional mampu bersaing di masa datang.
Teten memperkirakan, perempuan, anak muda dan ekonomi hijau akan menjadi penggerak ekonomi di masa depan. Upaya yang harus dilakukan selanjutnya, adalah mendorong UMKM bergerak mengelola sektor riil agar cakupannya lebih luas lagi. “Untuk merealisasikan langkah tersebut, menurut Teten, Pemerintah memerlukan dukungan semua pihak agar UMKM bangkit untuk mewujudkan Indonesia maju,” ucapnya.
Menteri Keuangan periode 2013 – 2014, Muhammad Chatib Basri mengungkapkan sejumlah negara memiliki pola pemulihan ekonomi yang berbeda. Sektor kesehatan dan vaksinasi, jelas Chatib, menjadi penentu dalam proses pemulihan ekonomi di suatu negara. "Jadi saat ini pemulihan ekonomi akan sangat tergantung pada kinerja Menteri Kesehatan dalam mengatasi problem kesehatan," ujarnya.
Di sektor riil, Chatib menyarankan agar rantai pasokan dalam perdagangan harus melakukan diversifikasi daerah tujuan ekspor untuk memperkuat sektor tersebut. Chatib mengaku sulit untuk memperkirakan besaran angka pertumbuhan ekonomi secara lebih rinci tahun ini, karena masih ada sejumlah variabel yang tidak pasti, seperti pandemi.
Menteri Koperasi dan UKM RI, Teten Masduki memperkirakan pemulihan sektor UMKM akan lebih baik pada 2022. Karena sejumlah pondasi untuk pemulihan sudah diupayakan pemerintah, seperti pinjaman modal dengan bunga ringan dan pembukaan sejumlah pasar baru bagi sektor UMKM.
Saat ini, sekitar Rp350 triliiun atau 79,1% dari target dana yang sudah disalurkan untuk UMKM. Teten berharap pemulihan UMKM tidak sekadar kembali ke posisi sebelum pandemi, tetapi bisa tumbuh lebih baik lagi agar sektor UMKM nasional mampu bersaing di masa datang.
Teten memperkirakan, perempuan, anak muda dan ekonomi hijau akan menjadi penggerak ekonomi di masa depan. Upaya yang harus dilakukan selanjutnya, adalah mendorong UMKM bergerak mengelola sektor riil agar cakupannya lebih luas lagi. “Untuk merealisasikan langkah tersebut, menurut Teten, Pemerintah memerlukan dukungan semua pihak agar UMKM bangkit untuk mewujudkan Indonesia maju,” ucapnya.
Menteri Keuangan periode 2013 – 2014, Muhammad Chatib Basri mengungkapkan sejumlah negara memiliki pola pemulihan ekonomi yang berbeda. Sektor kesehatan dan vaksinasi, jelas Chatib, menjadi penentu dalam proses pemulihan ekonomi di suatu negara. "Jadi saat ini pemulihan ekonomi akan sangat tergantung pada kinerja Menteri Kesehatan dalam mengatasi problem kesehatan," ujarnya.
Di sektor riil, Chatib menyarankan agar rantai pasokan dalam perdagangan harus melakukan diversifikasi daerah tujuan ekspor untuk memperkuat sektor tersebut. Chatib mengaku sulit untuk memperkirakan besaran angka pertumbuhan ekonomi secara lebih rinci tahun ini, karena masih ada sejumlah variabel yang tidak pasti, seperti pandemi.
Lihat Juga :