Pascagempa Banten, Kepala BMKG: Ada 5 Kali Gempa Susulan
Jum'at, 14 Januari 2022 - 19:25 WIB
loading...
Gempa dengan magnitudo 6,7 SR mengguncang wilayah Barat Daya, Sumur, Banten, Jumat (14/1/2022), pukul 16.05 WIB. BMKG mencatat ada lima kali gempa susulan. Foto/Twitter BMKG
A
A
A
JAKARTA - Gempa dengan magnitudo 6,7 SR mengguncang wilayah Barat Daya, Sumur, Banten , Jumat (14/1/2022), pukul 16.05 WIB. BMKG mencatat, terdapat lima kali gempa susulan setelah terjadi gempa tersebut.
Baca juga: Pascagempa Banten, PLN Telah Pulihkan Listrik 11.196 Pelanggan
"Hasil monitoring BMKG menunjukkan telah terjadi aktivitas gempa bumi susulan sebanyak 5 kali, dengan magnitudo sebesar M 5,7," kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam konferensi pers yang diselenggarakan secara daring, Jumat (14/1/2022).
Baca juga: Warga di Titik Lokasi Gempa Banten Diimbau Keluar Rumah Cari Tempat Aman
Dwikorita menjelaskan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal.
Sebelumnya BMKG mengungkapkan, dampak gempa bumi dirasakan di daerah Cikeusik dan Panimbang, VI MMI (getaran dirasakan oleh semua penduduk).
"Hingga saat ini sudah ada laporan dampak kerusakan di Kec. Munjul dan Kec. Cimanggu, Kab. Pandeglang yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI," ucap BMKG.
Daerah yang terasa getaran di Jakarta, Kota Tangerang, Ciracas, Bekasi, Kota Bandung, Kabupaten Bogor, Kotabumi, II - III MMI.
Baca juga: Pascagempa Banten, PLN Telah Pulihkan Listrik 11.196 Pelanggan
"Hasil monitoring BMKG menunjukkan telah terjadi aktivitas gempa bumi susulan sebanyak 5 kali, dengan magnitudo sebesar M 5,7," kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam konferensi pers yang diselenggarakan secara daring, Jumat (14/1/2022).
Baca juga: Warga di Titik Lokasi Gempa Banten Diimbau Keluar Rumah Cari Tempat Aman
Dwikorita menjelaskan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal.
Sebelumnya BMKG mengungkapkan, dampak gempa bumi dirasakan di daerah Cikeusik dan Panimbang, VI MMI (getaran dirasakan oleh semua penduduk).
"Hingga saat ini sudah ada laporan dampak kerusakan di Kec. Munjul dan Kec. Cimanggu, Kab. Pandeglang yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI," ucap BMKG.
Daerah yang terasa getaran di Jakarta, Kota Tangerang, Ciracas, Bekasi, Kota Bandung, Kabupaten Bogor, Kotabumi, II - III MMI.
(maf)
Lihat Juga :