Kemenag Perkirakan Kloter Pertama Haji Berangkat pada 5 Juni 2022
Jum'at, 14 Januari 2022 - 07:22 WIB
loading...
Wakil Menteri Agama (Wamenag), Zainut Tauhid memperkirakan pemberangkatan jamaah haji 1443/2022M kloter pertama pada tanggal 5 Juni 2022. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Wakil Menteri Agama (Wamenag) , Zainut Tauhid memperkirakan pemberangkatan jamaah haji 1443/2022M kloter pertama pada tanggal 5 Juni 2022. Hal ini disampaikannya dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI yang disiarkan secara daring, Kamis (13/1/2022).
"Sesuai dengan kalender hijriah dan berdasarkan asumsi normal perkiraan jadwal pemberangkatan jamaah haji tahun 1443H/2022M (kloter pertama) akan diberangkatkan pada tanggal 4 Dzulqa'dah atau tanggal 5 Juni 2022," ujar dia. Baca juga: Naik 9,6 Persen, Dana Kelolaan Haji 2021 Tembus Rp158 Triliun
Namun dia belum dapat memastikan apakah keberangkatan kloter pertama dapat dilakukan. Pasalnya sejak Menag Yaqut melakukan koordinasi dengan Pemerintah Arab Saudi yaitu Menteri Urusan Islam Dakwah dan Penyuluhan dr Abdullatif Al syeikh, Gubernur Mekkah Pangeran Khalid bin al Faisal dan Menteri Haji dan Umrah dr Tawfiq bin Fauzan Al Rabeah pada bulan November 2021 lalu, Pemerintah Arab Saudi belum membicarakan hal tersebut.
"Hasil dari koordinasi tersebut diperoleh informasi bahwa sampai dengan saat ini kepastian tentang ada atau tidaknya penyelenggaran ibadah haji pada tahun 1443H/2022M, belum dapat diperoleh," jelas dia.
Zainut menyampaikan walaupun begitu pemerintah terus melakukan persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1443H/2022M. Mulai dari menyusun beberapa skenario penyelenggaraan ibadah haji di mana pemerintah melakukan mitigasi terhadap penyelenggaraan ibadah haji tahun 1443H/2022M dengan dua opsi yaitu kuota penuh kuota terbatas dan tidak memberangkatkan jamaah haji.
"Pemerintah sampai saat ini tetap bekerja untuk menyiapkan opsi pertama kuota penuh. Sehingga penyelenggaraan ibadah haji dapat berjalan secara normal seperti penyelenggaraan ibadah haji pada tahun-tahun sebelumnya,"ucapnya.
Selanjutnya, jamaah haji 1443H/2022M yang diberangkatkan adalah jamaah haji yang berhak berangkat tahun 1441H/2020M yang telah melunasi BIPIH maupun yang belum sempat melunasi BIPIH serta tidak melakukan pembatalan hajinya.
"Sesuai dengan kalender hijriah dan berdasarkan asumsi normal perkiraan jadwal pemberangkatan jamaah haji tahun 1443H/2022M (kloter pertama) akan diberangkatkan pada tanggal 4 Dzulqa'dah atau tanggal 5 Juni 2022," ujar dia. Baca juga: Naik 9,6 Persen, Dana Kelolaan Haji 2021 Tembus Rp158 Triliun
Namun dia belum dapat memastikan apakah keberangkatan kloter pertama dapat dilakukan. Pasalnya sejak Menag Yaqut melakukan koordinasi dengan Pemerintah Arab Saudi yaitu Menteri Urusan Islam Dakwah dan Penyuluhan dr Abdullatif Al syeikh, Gubernur Mekkah Pangeran Khalid bin al Faisal dan Menteri Haji dan Umrah dr Tawfiq bin Fauzan Al Rabeah pada bulan November 2021 lalu, Pemerintah Arab Saudi belum membicarakan hal tersebut.
"Hasil dari koordinasi tersebut diperoleh informasi bahwa sampai dengan saat ini kepastian tentang ada atau tidaknya penyelenggaran ibadah haji pada tahun 1443H/2022M, belum dapat diperoleh," jelas dia.
Zainut menyampaikan walaupun begitu pemerintah terus melakukan persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1443H/2022M. Mulai dari menyusun beberapa skenario penyelenggaraan ibadah haji di mana pemerintah melakukan mitigasi terhadap penyelenggaraan ibadah haji tahun 1443H/2022M dengan dua opsi yaitu kuota penuh kuota terbatas dan tidak memberangkatkan jamaah haji.
"Pemerintah sampai saat ini tetap bekerja untuk menyiapkan opsi pertama kuota penuh. Sehingga penyelenggaraan ibadah haji dapat berjalan secara normal seperti penyelenggaraan ibadah haji pada tahun-tahun sebelumnya,"ucapnya.
Selanjutnya, jamaah haji 1443H/2022M yang diberangkatkan adalah jamaah haji yang berhak berangkat tahun 1441H/2020M yang telah melunasi BIPIH maupun yang belum sempat melunasi BIPIH serta tidak melakukan pembatalan hajinya.
Lihat Juga :