2 Kapal Perang Amfibi LST Dijual, Apa Bedanya dengan Kapal LPD?

Selasa, 11 Januari 2022 - 21:08 WIB
loading...
2 Kapal Perang Amfibi...
Kekuatan angkatan laut Indonesia menempati peringkat 10 dunia. Foto/ist
A A A
JAKARTA - Presiden Jokowi mengirimkan surat permohonan persetujuan DPR untuk mengubah status KRI Teluk Mandar 514 dan KRI Teluk Penyu 513. Teknologi dua kapal tersebut dianggap tidak lagi memadai untuk digunakan sebagai kapal tempur atau kapal perang .

”Hilangnya” kedua kapal perang tersebut tidak terlalu berpengaruh pada kekuatan militer, terutama untuk sektor laut. Berdasarkan situs Global Fire Power atau GFP, pada 2021 kekuatan militer Indonesia berada di peringkat 16 dari 140 negara.

Untuk kekuatan laut, Indonesia berada di peringkat 10 dengan total aset sebanyak 282 buah kapal, terdiri atas 7 kapal fregat; 24 kapal korvet; 5 kapal selam; 179 kapal patrol; dan 10 kapal penyapu ranjau. Indonesia berada di bawah Thailand yang punya 291 buah aset keamanan laut.

Baca juga: Presiden Jokowi Minta Persetujuan DPR Jual 2 Kapal Perang

KRI Teluk Mandar 514 dan KRI Teluk Penyu 513 sendiri merupakan kapal amfibi dalam armada pendukung berjenis Landing Ship Tank (LST) atau kapal pendaratan tank. Selain kedua kapal ini, Indonesia masih punya 25 kapal perang amfibi LST dan lima kapal amfibi jenis Landing Platform Dock (LPD). Apa beda kedua kapal perang amfibi ini?
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sertijab, Kolonel Laut...
Sertijab, Kolonel Laut (PM) Khoirul Fuad Resmi Jabat Wadan Puspomal
Seskab Teddy: Langit...
Seskab Teddy: Langit Indonesia Harus Aman, Kedaulatan Tidak Bisa Ditawar
Momen Prabowo Cek Cockpit...
Momen Prabowo Cek Cockpit Jet Tempur Rafale Buatan Prancis
Presiden Prabowo Tegaskan...
Presiden Prabowo Tegaskan Pertahanan Kunci Stabilitas Negara
Tambah Alutsista, Prabowo:...
Tambah Alutsista, Prabowo: Indonesia Tak Punya Kepentingan Selain Menjaga Wilayah Sendiri
Jepang Tawarkan Kapal...
Jepang Tawarkan Kapal Selam dan Kapal Perang Fregat Mogami ke Indonesia
AS Bohong, Kapal Induk...
AS Bohong, Kapal Induk Gerald R Ford Ternyata Rusak Parah saat Perang Lawan Iran, Ini Buktinya!
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Bea Cukai Pangkal Pinang...
Bea Cukai Pangkal Pinang Sebut 15 Kontainer PMM Telah Memenuhi Syarat
Rekomendasi
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Kalahkan Ana/Trias, Rachel/Febi ke Semifinal
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved