Waspada! Sejumlah Perairan Indonesia Berpotensi Gelombang 4 Meter hingga 2 Hari ke Depan
Selasa, 11 Januari 2022 - 06:35 WIB
loading...
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi mencapai 4 meter di sejumlah perairan Indonesia hingga dua hari ke depan. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi mencapai 4 meter di sejumlah perairan Indonesia hingga dua hari ke depan. Peringatan dini ini berlaku mulai Selasa 11 Januari 2022 07.00 WIB sampai Kamis 13 Januari 2022 07.00 WIB.
BMKG mencatat pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Utara-Timur Laut dengan kecepatan angin berkisar 5-25 knot sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Barat-Barat laut dengan kecepatan angin berkisar 5-20 knot. Baca juga: BMKG Prediksi Fenomena La Nina Akan Berlangsung Hingga Pertengahan 2022
“Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Natuna Utara, Laut Natuna, Laut Jawa, Perairan Kepulauan Sangihe-Talaud dan Laut Arafuru,” tulis BMKG dalam keterangan resminya, Selasa (11/1/2022).
Wilayah yang berpotensi gelombang sedang (1.25-2.50 m) yaitu Perairan Utara Sabang, Perairan Barat Aceh, Perairan Barat Pulau Simeulue Hingga Kepulauan Mentawai, Perairan Bengkulu-Enggano, Perairan Barat Lampung, Samudra Hindia Barat Sumatera, Selat Sunda Bagian Barat Dan Selatan, Perairan Selatan Banten Hingga Pulau Sumba, Selat Bali-Lombok-Alas Bagian Selatan, Samudra Hindia Selatan Banten hingga Sumba.
Kemudian, Laut Natuna, Perairan Timur Bintan-Lingga, Selat Karimata, Perairan Utara Pulau Bangka-Belitung, Laut Jawa, Perairan Selatan Kalimantan, Selat Makassar Bagian Selatan, Perairan Kepulauan Sangihe Bagian Utara, Perairan Kepulauan Talaud, Laut Maluku Bagian Utara, Perairan Utara Dan Timur Halmahera, Laut Halmahera, Perairan Utara Papua Barat hingga Papua, Samudera Pasifik Utara Halmahera hingga Papua, Perairan Sermata hingga Kepulauan Tanimbar, Laut Arafuru.
BMKG mencatat pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Utara-Timur Laut dengan kecepatan angin berkisar 5-25 knot sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Barat-Barat laut dengan kecepatan angin berkisar 5-20 knot. Baca juga: BMKG Prediksi Fenomena La Nina Akan Berlangsung Hingga Pertengahan 2022
“Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Natuna Utara, Laut Natuna, Laut Jawa, Perairan Kepulauan Sangihe-Talaud dan Laut Arafuru,” tulis BMKG dalam keterangan resminya, Selasa (11/1/2022).
Wilayah yang berpotensi gelombang sedang (1.25-2.50 m) yaitu Perairan Utara Sabang, Perairan Barat Aceh, Perairan Barat Pulau Simeulue Hingga Kepulauan Mentawai, Perairan Bengkulu-Enggano, Perairan Barat Lampung, Samudra Hindia Barat Sumatera, Selat Sunda Bagian Barat Dan Selatan, Perairan Selatan Banten Hingga Pulau Sumba, Selat Bali-Lombok-Alas Bagian Selatan, Samudra Hindia Selatan Banten hingga Sumba.
Kemudian, Laut Natuna, Perairan Timur Bintan-Lingga, Selat Karimata, Perairan Utara Pulau Bangka-Belitung, Laut Jawa, Perairan Selatan Kalimantan, Selat Makassar Bagian Selatan, Perairan Kepulauan Sangihe Bagian Utara, Perairan Kepulauan Talaud, Laut Maluku Bagian Utara, Perairan Utara Dan Timur Halmahera, Laut Halmahera, Perairan Utara Papua Barat hingga Papua, Samudera Pasifik Utara Halmahera hingga Papua, Perairan Sermata hingga Kepulauan Tanimbar, Laut Arafuru.
Lihat Juga :