Sejarah PDIP dan Momentum Kemenangan Megawati Soekarnoputri

Senin, 10 Januari 2022 - 12:05 WIB
loading...
A A A
Tetapi perjalanan Megawati tak mulus. Pemerintah Orde Baru kala itu melarangnya untuk menduduki kursi pemimpin partai. Larangan untuk mendukung Mega juga disampaikan dalam KLB (Kongres Luar Biasa) di Surabaya pada 2 – 6 Desember 1993.

Tetapi fakta berkata lain. Peserta KLB ternyata justru sangat mendukung Megawati menjadi ketua umum PDI. Larangan pemerintah tak digubris. Megawati pun dikukuhkan sebagai ketua PDI secara de facto dari 1993 sampai 1998. Sementara pemerintah melantik Soerjadi sebagai ketua umum PDI di tahun 1996. Konflik semakin panas, dan hubungan pun merenggang.



Setelah rezim Soeharto jatuh, Megawati mengganti nama PDI dengan menambahkan Perjuangan di belakangnya. Ini dilakukan agar bisa mengikuti Pemilu 1999.

Terhitung sejak 1 Februari 1999, nama baru ini dideklarasikan atau 13 hari setelah disahkan notaris Rahmat Syamsul Rizal. Kongres pertama PDI Perjuangan dilakukan pada tahun 2000, dan menetapkan Mega sebagai ketua umumnya untuk periode 2000 – 2005. Mega kembali ditunjuk sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan saat Kongres keempat di Bali tahun 2015 serta Kongres 2020. Akankah Megawati tetap bertahan?
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
PDIP Dorong Program...
PDIP Dorong Program MBG Beralih ke Dapur Berbasis Sekolah
PDIP: UU Polri Harus...
PDIP: UU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Rekomendasi
Terkenal Fanatik, Suporter...
Terkenal Fanatik, Suporter Argentina Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Berita Terkini
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved