Waspadai Kenaikan Reproduksi Omicron, Airlangga: Perkuat Sinergitas Antar Stakeholders
Kamis, 06 Januari 2022 - 19:44 WIB
loading...
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, mengatakan, secara umum penyebaran kasus Covid-19 saat ini sudah terkendali. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah terus meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengendalikan penularan Covid-19 varian Omicron. Selain menetapkan berbagai kebijakan, pemerintah juga memperkuat sinergitas antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, dan SDM Kesehatan serta sekaligus menyamakan persepsi dalam penatalaksanaan pasien konfirmasi positif Covid-19.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, secara umum penyebaran kasus Covid-19 saat ini sudah terkendali yang ditandai dengan melandainya perkembangan kasus positif. “Angka Reproduksi Kasus Efektif (Rt) Indonesia yakni 0,98, dan angka Rt semua pulau berada di bawah 1 (laju penularan terkendali). Namun, perlu diwaspadai sedikit kenaikan laju reproduksi,” ujarnya dalam konferensi pers Ratas Evaluasi PPKM pada awal minggu ini.
Baca juga: Tindak Lanjuti Instruksi Presiden, Kapolri Luncurkan Aplikasi Monitoring Karantina Presisi
Berdasarkan informasi dari WHO dalam Enhancing readiness for Omicron (B.1.1.529) Technical Brief and Priority Actions for Member States pada 23 Desember 2021, diketahui varian Omicron dari Covid-19 ini memiliki karakteristik penularan yang lebih cepat daripada varian Delta pada negara-negara yang telah mengalami transmisi komunitas.
Sejak ditemukan pertama kali pada 24 November 2021 di Afrika Selatan, kini varian Omicron telah terdeteksi di lebih dari 110 negara dan diperkirakan akan terus meluas. Di level nasional, pergerakan Omicron juga terus meningkat sejak pertama kali dikonfirmasi pada 16 Desember 2021.
Baca juga: Data Terbaru, Positif Covid-19 Bertambah 533 Kasus
Berdasarkan update kasus konfirmasi varian Omicron, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat ada 92 kasus konfirmasi baru pada 4 Januari 2021, sehingga total kasus varian Omicron menjadi 254 kasus terdiri dari 239 kasus dari pelaku perjalanan internasional (imported case) dan 15 kasus transmisi lokal.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, secara umum penyebaran kasus Covid-19 saat ini sudah terkendali yang ditandai dengan melandainya perkembangan kasus positif. “Angka Reproduksi Kasus Efektif (Rt) Indonesia yakni 0,98, dan angka Rt semua pulau berada di bawah 1 (laju penularan terkendali). Namun, perlu diwaspadai sedikit kenaikan laju reproduksi,” ujarnya dalam konferensi pers Ratas Evaluasi PPKM pada awal minggu ini.
Baca juga: Tindak Lanjuti Instruksi Presiden, Kapolri Luncurkan Aplikasi Monitoring Karantina Presisi
Berdasarkan informasi dari WHO dalam Enhancing readiness for Omicron (B.1.1.529) Technical Brief and Priority Actions for Member States pada 23 Desember 2021, diketahui varian Omicron dari Covid-19 ini memiliki karakteristik penularan yang lebih cepat daripada varian Delta pada negara-negara yang telah mengalami transmisi komunitas.
Sejak ditemukan pertama kali pada 24 November 2021 di Afrika Selatan, kini varian Omicron telah terdeteksi di lebih dari 110 negara dan diperkirakan akan terus meluas. Di level nasional, pergerakan Omicron juga terus meningkat sejak pertama kali dikonfirmasi pada 16 Desember 2021.
Baca juga: Data Terbaru, Positif Covid-19 Bertambah 533 Kasus
Berdasarkan update kasus konfirmasi varian Omicron, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat ada 92 kasus konfirmasi baru pada 4 Januari 2021, sehingga total kasus varian Omicron menjadi 254 kasus terdiri dari 239 kasus dari pelaku perjalanan internasional (imported case) dan 15 kasus transmisi lokal.
Lihat Juga :