BIN-Polri Awasi Karantina, Partai Perindo: Keputusan Presiden Jokowi Sudah Tepat!
Kamis, 06 Januari 2022 - 17:18 WIB
loading...
Ketua DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Bidang Hankam & Digital Security, Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati. FOTO/MNC MEDIA
A
A
A
JAKARTA - Ketua DPP Partai Persatuan Indonesia ( Perindo ) Bidang Hankam & Digital Security, Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati mendukung penuh langkah Presiden Joko Widodo yang memerintahkan Badan Intelijen Negara (BIN) dan Polri untuk mengawasi karantina . Hal ini dilakukan guna mengawasi pendatang dari luar negeri ke Indonesia di tengah merebaknya virus baru Covid-19 varian Omicron.
"Sudah tepat Presiden Jokowi minta Polri dan BIN mengawasi," kata Susaningtyas yang juga Pengamat Militer dan Intelijen, Kamis (6/1/2022).
Dia mengatakan dalam aspek penegakan hukum (law enforcement) memang hal itu menjadi ranah Polri. Adapun, terkait dengan BIN tentu tidak terbantahkan lagi bahwa kecepatan kerja BIN dan leadership di BIN di bawah kepemimpinan Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan yang penuh komitmen tinggi dalam pelaksanaan berbagai program.
Baca juga: Jokowi Minta BIN-Polri Awasi Karantina: Jangan Ada Dispensasi dan Bayar-bayar Lagi
"Seperti mobile laboratorium, intelligence medic, rapid test, disinfectant, dan menyumbang pusat-pusat kesehatan rujukan terutama di epicentrum penyebaran Covid-19," tutur Nuning.
"Sudah tepat Presiden Jokowi minta Polri dan BIN mengawasi," kata Susaningtyas yang juga Pengamat Militer dan Intelijen, Kamis (6/1/2022).
Dia mengatakan dalam aspek penegakan hukum (law enforcement) memang hal itu menjadi ranah Polri. Adapun, terkait dengan BIN tentu tidak terbantahkan lagi bahwa kecepatan kerja BIN dan leadership di BIN di bawah kepemimpinan Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan yang penuh komitmen tinggi dalam pelaksanaan berbagai program.
Baca juga: Jokowi Minta BIN-Polri Awasi Karantina: Jangan Ada Dispensasi dan Bayar-bayar Lagi
"Seperti mobile laboratorium, intelligence medic, rapid test, disinfectant, dan menyumbang pusat-pusat kesehatan rujukan terutama di epicentrum penyebaran Covid-19," tutur Nuning.
Lihat Juga :