Menlu: Indonesia Harus Produksi Vaksin Covid-19 di ASEAN

Kamis, 06 Januari 2022 - 15:07 WIB
loading...
Menlu: Indonesia Harus...
Menlu Retno LP Marsudi berkomitmen Indonesia harus memproduksi vaksin Covid-19. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi mengakui pandemi Covid-19 telah mengajarkan semua negara untuk memperbaiki ketahanan kesehatan nasional dan juga global. Pada 2020-2021, Indonesia telah melakukan upaya-upaya memperkuat ketahanan kesehatan.

"Di tingkat kawasan, sebagai Ketua Badan Sektor Kerja Sama Kesehatan ASEAN untuk 2020-2021, Indonesia memimpin dan mendorong berbagai inisiatif ASEAN dalam mengatasi pandemi dan memperkuat mekanisme ketahanan kesehatan kawasan," kata Retno dalam Pernyataan Pers Tahunan 2022 melalui kanal MoFA Indonesia, Kamis (6/1/2022).

Baca juga: WNI Kembali dari Luar Negeri Bisa Karantina Mandiri di Rumah, Catat Syaratnya

Untuk 2022, kata Retno, diplomasi kesehatan akan terus menjadi salah satu prioritas Indonesia, karena pandemi Covid-19 telah mengajarkan semua pihak untuk memperbaiki ketahanan kesehatan nasional dan global, sehingga kerja sama dengan berbagai pihak diperlukan.

Baca juga: Jangan Salah Kaprah, Ini Manfaat Vaksinasi Covid-19

"Kerja sama jangka panjang diperlukan termasuk untuk memperkuat infrastruktur kesehatan nasional maupun distribusi kesehatan baik obat-obatan maupun vaksin," ujarnya.

Oleh karena itu, menurut Retno, Indonesia harus bisa memproduksi vaksin dan obat-obatan sendiri, memenuhi bahan bakunya, bahkan memiliki hak produksi vaksin di kawasan ASEAN.

"Indonesia harus mampu memproduksi vaksin sendiri dan dapat menjadi hak produksi vaksin di kawasan. Indonesia harus mampu membuat obat sendiri dan memenuhi bahan baku pengembangan riset dan jejaring manufaktur vaksin juga terus didorong termasuk melalui CEPI (Koalisi untuk Inovasi Persiapan Epidemi)," tandas Retno.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
UPI YAI dan Shinawatra...
UPI YAI dan Shinawatra University Thailand Kerja Sama Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Momen Prabowo Kenakan...
Momen Prabowo Kenakan Barong Motif Batik saat Gala Dinner KTT ke-48 ASEAN
Maung Presiden Prabowo...
'Maung' Presiden Prabowo Curi Perhatian Delegasi ASEAN dan Warga Filipina
Presiden Prabowo Serukan...
Presiden Prabowo Serukan ASEAN Perkuat Persatuan dan Perdamaian Kawasan
Prabowo di KTT ke-48...
Prabowo di KTT ke-48 ASEAN: Ketahanan Energi Salah Satu Isu Penting yang Kita Hadapi Saat Ini
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Rekomendasi
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Berita Terkini
Mantan Wakapolri: Polisi...
Mantan Wakapolri: Polisi yang Bawa Dokter Tifa ke RS Polri Pernah Dampingi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Temui Jokowi
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved