Amien Rais Didorong Nyapres 2024, Demokrat: Silakan Saja

Minggu, 26 Desember 2021 - 20:37 WIB
loading...
A A A
Menurut dia, presidential threshold 20%, 15%, atau berapa pun sudah tidak relevan lagi digunakan pada Pilpres 2024. “Apalagi berdasarkan hasil pileg lima tahun sebelumnya. Kekonyolan seperti ini harus diakhiri, semoga tahun 2024 benar-benar menjadi tahunnya rakyat, dengan deretan calon pemimpin nasional yang bisa dipilih, bukan satu dua calon belaka,” imbuhnya.

Kata dia, biarkan rakyat yang menentukan calon pemimpinnya pada Pilpres 2024. “Harapan kita, pemerintahan saat ini dan partai-partai pendukungnya memberikan ruang yang luas untuk setiap warga negara untuk diajukan berdasarkan konstitusi.,” katanya.

Adapun syaratnya, lanjut dia, sesuai dengan konstitusi, cukup partai politik atau gabungan partai politik saja untuk bisa mengajukan pasangan capres-cawapres tanpa embel-embel ambang batas. “Janganlah kemudian dibatas-batasi, bahkan mencoba menjegal putra-putri terbaik bangsa yang berkualitas sebagai calon presiden di 2024 nanti,” tuturnya.

Dia mengungkapkan banyak calon pemimpin nasional berkualitas tinggi yang Indonesia miliki. “Dari deretan ketua umum partai politik, ada Agus Harimurti Yudhoyono ketum Partai Demokrat, Airlangga Hartarto ketum Golkar, Muhaimin Iskandar ketum PKB misalnya,” ujar dia.

Sedangkan dari kepala daerah, kata Herzaky, ada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. “Dari deretan menteri, ada Sandiaga Uno, Erick Thohir, Tito K, bahkan Jenderal Andika,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Masjid Dekat Rumah Amien...
Masjid Dekat Rumah Amien Rais Dapat Kiriman Sapi Kurban dari Pak TIW saat Iduladha
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
AHY Dukung Putusan MK...
AHY Dukung Putusan MK yang Pertegas Kuota 30 Persen Caleg Perempuan
Soal Pernyataan Amien...
Soal Pernyataan Amien Rais, Foksi Ingatkan Pentingnya Etika Demokrasi di Ruang Publik
Pengamat: Amien Rais...
Pengamat: Amien Rais Keliru Bawa Isu Private Teddy ke Ruang Publik
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Partai Demokrat Ancam...
Partai Demokrat Ancam Gugat Trump Terkait Perang Iran
Perkuat Akar Rumput,...
Perkuat Akar Rumput, BMI Demokrat Gelar Muscab dan Pelantikan Serentak se-Tegal Raya
Rekomendasi
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Berita Terkini
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Infografis
Pemilu Nasional dan...
Pemilu Nasional dan Lokal Dipisah, Apa Saja Dampaknya?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved