Dijuluki Menteri Segala Urusan, Luhut: Saya Coba Selesaikan Masalah Secara Holistik
Rabu, 22 Desember 2021 - 23:54 WIB
loading...
A
A
A
"Berbasiskan ini tadi, kami semua secara ilmiah. Kalau ada yang kritik saya dulu, saya bukan epidemiolog, bukan hanya epidemiologi juga yang menyelesaikan ini. Itulah yang membuat orang salah," tuturnya.
Oleh sebab itu, lanjutnya, dalam menyelesaikan segala sesuatu dibutuhkan kolaborasi dalam bentuk kerja sama, interaksi, dan kompromi dengan seluruh pihak. "Buat kalian yang muda-muda, menyelesaikan suatu masalah itu harus holistik, terintegrasi, tidak bisa sendiri-sendiri. Itu sebabnya berpuluh-puluh tahun negeri kita ini berputar-putar karena merasa kalau dia menteri bisa menyelesaikan ini sendiri. Tidak bisa. Itu yang membuat kita salah," jelas dia.
Lebih lanjut, dia mengaku kerap melibatkan Kementerian/Lembaga lainnya jika dirinya mendapatkan tugas dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). "Saya mencoba menyelesaikan secara holistik. Artinya, pasti melibatkan berbagai Kementerian/Lembaga. Dan itu mungkin sebabnya orang mengatakan 'Luhut itu menteri segala urusan'. Sebenarnya tidak. Itu adalah orang yang tidak paham, orang yang tidak mengerti manajemen bagaimana mengatasi masalah," kata Luhut.
Terkait perekonomian, Luhut menyebut bahwa saat ini ekonomi di Indonesia relatif baik. Sebab, pemerintah dapat menyeimbangkan antara penanganan Covid-19 dengan ekonomi.
"Semua elemen bangsa bergerak dalam penanganan pandemi Covid-19, sentra vaksinasi semua berjalan. Saya minta GAMKI juga. Kalian ikut dalam hal ini. Saya berharap GAMKI juga proaktif," ucapnya.
Sebagai seorang Kristen, tuturnya, kader GAMKI harus mempunyai karakter kuat dan tidak mudah terpengaruh dengan pembicaraan-pembicaraan yang tidak jelas dan tanpa data.
Oleh sebab itu, lanjutnya, dalam menyelesaikan segala sesuatu dibutuhkan kolaborasi dalam bentuk kerja sama, interaksi, dan kompromi dengan seluruh pihak. "Buat kalian yang muda-muda, menyelesaikan suatu masalah itu harus holistik, terintegrasi, tidak bisa sendiri-sendiri. Itu sebabnya berpuluh-puluh tahun negeri kita ini berputar-putar karena merasa kalau dia menteri bisa menyelesaikan ini sendiri. Tidak bisa. Itu yang membuat kita salah," jelas dia.
Lebih lanjut, dia mengaku kerap melibatkan Kementerian/Lembaga lainnya jika dirinya mendapatkan tugas dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). "Saya mencoba menyelesaikan secara holistik. Artinya, pasti melibatkan berbagai Kementerian/Lembaga. Dan itu mungkin sebabnya orang mengatakan 'Luhut itu menteri segala urusan'. Sebenarnya tidak. Itu adalah orang yang tidak paham, orang yang tidak mengerti manajemen bagaimana mengatasi masalah," kata Luhut.
Terkait perekonomian, Luhut menyebut bahwa saat ini ekonomi di Indonesia relatif baik. Sebab, pemerintah dapat menyeimbangkan antara penanganan Covid-19 dengan ekonomi.
"Semua elemen bangsa bergerak dalam penanganan pandemi Covid-19, sentra vaksinasi semua berjalan. Saya minta GAMKI juga. Kalian ikut dalam hal ini. Saya berharap GAMKI juga proaktif," ucapnya.
Sebagai seorang Kristen, tuturnya, kader GAMKI harus mempunyai karakter kuat dan tidak mudah terpengaruh dengan pembicaraan-pembicaraan yang tidak jelas dan tanpa data.
Lihat Juga :