Ganjar-Puan Bisa Jadi Lokomotif PDIP Menangi Pileg dan Pilpres 2024

Selasa, 21 Desember 2021 - 14:31 WIB
loading...
Ganjar-Puan Bisa Jadi...
Duet Ganjar Pranowo-Puan Maharani dinilai akan menjadi lokomotif kemenangan bagi PDIP pada Pemilu 2024. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Duet Ganjar Pranowo-Puan Maharani dinilai akan menjadi lokomotif kemenangan bagi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP ), baik di Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Ketua Dewan Pembina Laskar Ganjar Puan Mochtar Mohammad mengatakan, ada beberapa dasar mengapa pasangan Ganjar-Puan mengarah kepada kemenangan. Pertama, lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) beberapa waktu lalu merilis hasil surveinya di Jawa Barat. Dalam survei tersebut terpotret adanya fenomena baru bahwa masyarakat di Jawa Barat mengenal sosok Presiden pertama Indonesia, Bung Karno sebesar 94% dan semuanya menyukai sosok Bung Karno.

Jawa Barat merupakan provinsi dengan penduduk terbesar di Indonesia yakni 47.586.947 jiwa. Potret Jawa Barat merupakan sebuah gambaran dari Indonesia secara keseluruhan. Hasil survei merupakan sebuah indikator bahwa masyarakat saat ini pada umumnya memiliki kerinduan kepada sosok Bung karno dan konsep-konsep dari Bung Karno.

Baca juga: PDIP Sepakati Andi Ansyari jadi Diusulkan Dampingi Plt Gubernur

Ganjar dan Puan sebagai kader ideologis Bung Karno dan kader biologis Bung Karno dirasa mampu untuk mengobati kerinduan masyarakat kepada sosok Bung Karno. Kedua, PDI Perjuangan merupakan partai pemenang yang memiliki kader terbanyak di legislatif maupun eksekutif dari hasil pemilu tahun 2019 dan pilkada serentak pada 2020 lalu.

Ketiga, masa bakti para kepala daerah dan wakil kepala daerah yang selesai pada tahun 2022 dan 2023 jumlahnya kurang lebih separuh dari total yang ada, akan di Plt kan dari unsur ASN/Polri/ TNI yang ditentukan oleh pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri.

"Sehingga tidak ada pesaing Ganjar-Puan dari unsur kepala daerah yang memanfaatkan posisi kepala daerahnya untuk nyapres di tahun 2024," katanya dalam siaran tertulis pada Selasa (21/12/2021).

Keempat, lanjut dia, pesaing Ganjar Puan yang berada di kabinet pemerintahan Jokowi pun juga akan sangat sulit untuk bergerak secara politik. Fokus pemerintah yang sedang berjuangan memulihkan kondisi ekonomi nasional membutuhkan kabinet yang serius serta fokus terhadap permasalahan yang ada.

Baca juga: Charta Politika: Ganjar Ungguli Prabowo dan Anies soal Elektabilitas Capres

Jika pesaing Ganjar Puan terlalu fokus untuk nyapres, maka besar kemungkinan akan kehilangan kursi menterinya karena terkena reshuffle kabinet oleh Presiden Jokowi.

Kelima, Ganjar Pranowo merupakan kader terbaik PDI Perjuangan yang hari ini selalu menjuarai berbagai hasil survei popularitas calon Presiden. Di sisi lain, Puan Maharani juga merupakan kader terbaik yang muncul dari aspirasi murni kader PDI Perjuangan yang ada di seluruh Indonesia.

Pilpres kali ini yang bertepatan dengan pemilihan legislatif sangat mempengaruhi hasil keduanya sebagai efek ekor jas (coat tail effect).

"Bisa saja karena penggabungan 2 kader terbaik PDI Perjuangan ini (Ganjar-Puan) yang juga merupakan kehendak kader bersama rakyat Indonesia. Maka hasil pemilu pada tahun 2024 nanti, suara PDI Perjuangan akan melebihi hasil perolehan suara PDI Perjuangan pada tahun 1999 yang hampir 34% pada saat itu," ucapnya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Dasco Pimpin Safari DPR ke Parpol Nonparlemen Minta Masukan RUU Pemilu
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
PDIP: Jika Seluruh Fraksi...
PDIP: Jika Seluruh Fraksi di DPR Hanya Manut Eksekutif, Apa Bedanya dengan Era Orde Baru?
Kritisi Parpol Koalisi,...
Kritisi Parpol Koalisi, Deddy PDIP: Jika Tidak Nyaman dengan Situasi Politik, Silakan Keluar dari Pemerintahan
Disentil Jadi Partai...
Disentil Jadi Partai Penyeimbang, PDIP: Golkar Urus Pemadaman Listrik Saja
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Kondisi Fiskal dan Moneter...
Kondisi Fiskal dan Moneter RI Disentil PDIP: Utang Harus Dibayar dengan Utang
Rekomendasi
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Dorong Ekosistem Lagu...
Dorong Ekosistem Lagu Anak Berkualitas, KILA 2026 Resmi Dibuka
Komnas Perempuan Klarifikasi...
Komnas Perempuan Klarifikasi Kedatangan Sarwendah, Ternyata Belum Buat Aduan Resmi
Berita Terkini
Kepala BSKDN Kemendagri:...
Kepala BSKDN Kemendagri: Inovasi Kunci Pembangunan Daerah
Kawal Instruksi Presiden...
Kawal Instruksi Presiden Soal Ojol, Komisi V DPR Minta Tarif Baru Tak Bebani Konsumen
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Pengasuh PP Sembilangan Bangkalan Soroti Kondisi NU
Eksekusi Vonis 4,5 Penjara,...
Eksekusi Vonis 4,5 Penjara, KPK Jebloskan Noel ke Lapas Sukamiskin
Mau Ikut Pilih Logo...
Mau Ikut Pilih Logo HUT ke-81 Kemerdekaan RI? Begini Caranya
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal 2 Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latsarmil
Infografis
3 Keutamaan Surat Al...
3 Keutamaan Surat Al Mulk, Bisa Jadi Syafaat Kelak di Hari Kiamat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved