2 Kasus Omicron Tambahan Berasal dari WNI Repatriasi Amerika dan Inggris

Minggu, 19 Desember 2021 - 20:24 WIB
loading...
2 Kasus Omicron Tambahan...
Pasien Omicron di Indonesia bertambah dua orang. Keduanya merupakan WNI repatriasi dari Amerika Serikat dan Inggris yang telah menjalani karantina usai mendarat di Indonesia. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pasien Omicron di Indonesia bertambah dua orang. Keduanya merupakan WNI repatriasi dari Amerika Serikat dan Inggris yang telah menjalani karantina usai mendarat di Indonesia. Saat ini pasien sudah dirawat di RSDC Wisma Atlet dan tidak menunjuk gejala Covid-19 serius.

"Tambahan 2 kasus Omicron terkonfirmasi pada tanggal 15 dan 17 Desember 2021. Mereka merupakan WNI repatriasi, sekarang dirawat di Wisma Atlet dan tidak menunjukkan gejala serius, namun pada pasien ketiga mengeluhkan pilek dan sakit tenggorokan," kata Kepala Pusat Kesehatan (Kapuskes) TNI Mayjen TNI Budiman, Minggu (19/12/2021).

Budiman menambahkan, ketiga pasien mendapatkan perawatan yang sama dengan pasien lain sesuai dengan standar berlaku. Adapun tracing terhadap kontak erat ketiga pasien telah dilakukan menggunakan metode whole genome sequence (WGS). Hasil WGS dari Litbangkes belum dapat diketahui karena memakan waktu hingga 4 hari.

Baca juga: Omicron Pertama di Indonesia Diduga Dibawa WNI Pulang dari Nigeria

"WGS yang saat ini sudah dikerjakan, jadi masih kita tunggu hasilnya terhadap orang yang kontak erat dengan pasien tersebut. Dapat dipastikan bahwa ketiga pasien tidak memiliki kontak langsung dengan orang lain yang ada di Tower 4 dan Tower 7," katanya.

Untuk diketahui, pemerintah memutuskan memberlakukan lockdown Wisma Atlet Kemayoran selama 7 hari setelah penemuan virus Omicron. Selama waktu tersebut, belum ada pasien sembuh yang diizinkan pulang.

"Lockdown direncanakan 7 hari menurut pakar sambil kita melihat bagaimana perkembangan virus ini," kata Budiman.

Baca juga: BREAKING NEWS, Virus Omicron Ditemukan di Indonesia
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
10.151 WNI Eks Pekerja...
10.151 WNI Eks Pekerja Online Scam di Kamboja Minta Pulang ke Indonesia
5.950 WNI Dapat Penghapusan...
5.950 WNI Dapat Penghapusan Denda Overstay dari Kamboja
Pemerintah Kawal Penanganan...
Pemerintah Kawal Penanganan Insiden Kapal yang Libatkan WNI di Perairan Perak Malaysia
9 WNI Relawan Global...
9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla Dijadwalkan Tiba di Tanah Air Minggu Sore Ini
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Rekomendasi
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Grand Opening Mitra10...
Grand Opening Mitra10 Pengayoman, Hadirkan One Stop Shopping #SelengkapItu dan Promo Menarik
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
Berita Terkini
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus POME ke Kejaksaan
Revisi UU Polri Disahkan...
Revisi UU Polri Disahkan Jadi Undang-Undang, Pelayanan Kepolisian Diharapkan Meningkat
JPU Sebut Kasus Chromebook...
JPU Sebut Kasus Chromebook Nadiem termasuk White Collar Crime, Kuasa Hukum Terkejut
PDIP Dorong Program...
PDIP Dorong Program MBG Beralih ke Dapur Berbasis Sekolah
Ogah Tanggapi Laporan...
Ogah Tanggapi Laporan Roy Suryo, Rismon: Saya Fokus Bikin Buku Gibran
Indonesia Kompeten 2045,...
Indonesia Kompeten 2045, Wamenaker Dorong Kampus Perkuat Sertifikasi Kompetensi
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved