Semeru Erupsi Lagi, Kepala BNPB Pertimbangkan Perpanjang Masa Tanggap Darurat
Kamis, 16 Desember 2021 - 17:41 WIB
loading...
Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur kembali mengalami erupsi pada hari ini, Kamis (16/12/2021). Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto mempertimbangkan memperpanjang masa tanggap darurat bencana dampak erupsi Gunung Semeru . Pertimbangan ini setelah pagi tadi Gunung Semeru kembali mengeluarkan guguran awan panas pukul 09.01 WIB.
Hal ini dilaporkan Suharyanto kepada Wakil Presiden (Wapres) KH. Ma’ruf Amin yang batal melakukan kunjungan ke Lumajang. “Kemudian seharusnya masa tanggap darurat ini selama 14 hari tetapi kemudian tadi baru saja pukul 09.01 Semeru mengeluarkan guguran awan panas lagi. Nah ini juga yang menjadi dasar bagi kami apakah masa tanggap darurat ini akan diperpanjang atau tidak,” ungkap Suharyanto secara virtual, Kamis (16/12/2021).
Baca juga: Wapres: Pemerintah Akan Bangun Smart Village untuk Warga Terdampak Erupsi Semeru
Suharyanto mengatakan saat ini sedang dilakukan koordinasi untuk mendengarkan masukan semua unsur apakah masa tanggap darurat ini akan diperpanjang atau tidak. “Jadi setelah ini kami akan koordinasi mendengar masukan dari semua unsur dan semua pihak nanti akan menentukan apakah masa tanggap darurat ini kami perpanjang atau tidak,” ujarnya.
Baca juga: Update Erupsi Semeru: 48 Orang Meninggal, Pengungsi Hampir 10 Ribu Warga
Hal ini dilaporkan Suharyanto kepada Wakil Presiden (Wapres) KH. Ma’ruf Amin yang batal melakukan kunjungan ke Lumajang. “Kemudian seharusnya masa tanggap darurat ini selama 14 hari tetapi kemudian tadi baru saja pukul 09.01 Semeru mengeluarkan guguran awan panas lagi. Nah ini juga yang menjadi dasar bagi kami apakah masa tanggap darurat ini akan diperpanjang atau tidak,” ungkap Suharyanto secara virtual, Kamis (16/12/2021).
Baca juga: Wapres: Pemerintah Akan Bangun Smart Village untuk Warga Terdampak Erupsi Semeru
Suharyanto mengatakan saat ini sedang dilakukan koordinasi untuk mendengarkan masukan semua unsur apakah masa tanggap darurat ini akan diperpanjang atau tidak. “Jadi setelah ini kami akan koordinasi mendengar masukan dari semua unsur dan semua pihak nanti akan menentukan apakah masa tanggap darurat ini kami perpanjang atau tidak,” ujarnya.
Baca juga: Update Erupsi Semeru: 48 Orang Meninggal, Pengungsi Hampir 10 Ribu Warga
Lihat Juga :