Omicron Masuk Indonesia, Ketua DPP Partai Perindo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Bersatu Tangkal Perluasan

Kamis, 16 Desember 2021 - 15:42 WIB
loading...
Omicron Masuk Indonesia,...
Ketua DPP Partai Perindo Bidang Sosial Yerry Tawalujan meminta kasus Omicron yang telah ditemukan di Indonesia ditanggapi serius. FOTO/MNC Media
A A A
JAKARTA - Varian baru Covid-19, Omicron yang telah masuk ke Indonesia harus segera ditanggapi serius oleh pemerintah dan masyarakat.

Hal itu dikatakan Yerry Tawalujan, Ketua DPP Partai Perindo Bidang Sosial menanggapi petugas kebersihan RS Darurat Wisma Atlet positif Omicron. Ini merupakan kasus Omicron pertama yang terdeteksi di Indonesia.

"Pemerintah dan masyarakat perlu serius menyikapi masuknya varian baru COVID-19 Omicron. Jangan anggap remeh, karena kita sudah punya pengalaman buruk di awal pandemi Covid-19 bulan Februari 2020 dan masuknya varian Delta di Juni 2021," kata Yerry di Jakarta, Kamis (16/12/2021).

Baca juga: BREAKING NEWS, Virus Omicron Ditemukan di Indonesia

Semua pihak harus mewaspadai, terutama menghadapi libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) karena biasanya pergerakan dan kegiatan masyarakat sangat tinggi. Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di masa Nataru perlu dilakukan, kata Yerry, tapi tidak sampai terlalu membatasi pergerakan ekonomi.

Menurut Yerry, ada 5 hal yang perlu dilakukan pemerintah dan masyarakat, antara lain:

1. Segera lakukan PPKM dan pembatasan aktivitas sosial masyarakat, khususnya di libur Nataru.

2. Mencegah masuknya wisatawan mancanegara, khususnya dari negara-negara yang telah terpapar Omicron.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
Tama Langkun Dukung...
Tama Langkun Dukung Penegakan Hukum di BGN, Minta MBG Tetap Fokus untuk Rakyat
Bidik Penguatan Basis...
Bidik Penguatan Basis Distrik, Wakil Bupati Yan Kiraklak Resmi Pimpin DPD Partai Perindo Yalimo
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Warga Rawa Buaya Bersyukur...
Warga Rawa Buaya Bersyukur Terima Bantuan Kursi Roda dari Dina Masyusin dan Dinsos
Rekomendasi
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
3 Tim Pertama Tersingkir...
3 Tim Pertama Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Dua Jadi Korban Aturan Baru FIFA
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Berita Terkini
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
PDIP: Jika Seluruh Fraksi...
PDIP: Jika Seluruh Fraksi di DPR Hanya Manut Eksekutif, Apa Bedanya dengan Era Orde Baru?
Penahanan dr Tifa: Babak...
Penahanan dr Tifa: Babak Baru atau Babak Terakhir
Dari Ploso, Gus Mashum...
Dari Ploso, Gus Mashum Faqih Ingatkan Adab Jadi Penuntun Musyawarah NU
Infografis
Pemerintah Larang WNA...
Pemerintah Larang WNA 11 Negara Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved