Profil Haji Lulung: Sejak Kecil Ikut Kampanye PPP
Selasa, 14 Desember 2021 - 11:43 WIB
loading...
Abraham Lunggana atau yang akrab disapa Haji Lulung. Foto/Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua DPW PPP DKI Jakarta Abraham Lunggana yang akrab disapa Haji Lulung , meninggal dunia pada Selasa (14/12/2021). Haji Lulung merupakan sosok penting bagi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan juga Partai Amanat Nasional (PAN).
Pemilik nama lengkap Abraham Lunggana ini kembali ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP) setelah berkiprah di Partai Amanat Nasional (PAN) selama beberapa tahun belakangan. Bahkan, PPP kembali menjadikannya sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) DKI Jakarta.
PPP merupakan partai pertama Haji Lulung terjun ke dunia politik. Dikutip dari portal resmi Provinsi DKI Jakarta, Haji Lulung pernah diajak untuk mendirikan Partai Bintang Reformasi (PBR) saat PPP pecah. Pria kelahiran Jakarta, 24 Juli 1959 ini sempat menjadi Ketua DPC PBR Jakarta Barat.
Setelah Pemilu tahun 2004, dia kemudian diajak rekan-rekannya untuk kembali ke PPP. Lalu, Haji Lulung menjabat Ketua DPC PPP Jakarta Pusat. Karier politiknya semakin moncer. Dia terpilih sebagai anggota DPRD DKI Jakarta pada Pemilu 2009. Perolehan suaranya terbilang banyak ketimbang kader-kader PPP lainnya.
Baca juga: Haji Lulung, Sosok yang Sangat Berjasa bagi Perjuangan PPP di Ibu Kota
Jabatannya pun semakin naik. Haji Lulung yang merupakan salah satu tokoh berpengaruh di Pasar Tanah Abang ini sempat menjadi Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta sekaligus Ketua DPW PPP DKI Jakarta. Namun, pada November 2014, Haji Lulung dicopot sebagai Ketua DPW PPP DKI Jakarta. Saat itu, PPP mengalami dualisme kepemimpinan antara Romahurmuziy (Romi) Versus Suryadharma Ali. Isunya saat itu, Haji Lulung dipecat Kubu Romi karena mendukung PPP versi Suryadharma Ali.
Setelah Suryadharma Ali ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan korupsi penyelenggaraan haji di Kementerian Agama tahun 2011-2013, gerbongnya dipimpin oleh Djan Faridz. Haji Lulung pun berada di kubu Djan Faridz.
Pemilik nama lengkap Abraham Lunggana ini kembali ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP) setelah berkiprah di Partai Amanat Nasional (PAN) selama beberapa tahun belakangan. Bahkan, PPP kembali menjadikannya sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) DKI Jakarta.
PPP merupakan partai pertama Haji Lulung terjun ke dunia politik. Dikutip dari portal resmi Provinsi DKI Jakarta, Haji Lulung pernah diajak untuk mendirikan Partai Bintang Reformasi (PBR) saat PPP pecah. Pria kelahiran Jakarta, 24 Juli 1959 ini sempat menjadi Ketua DPC PBR Jakarta Barat.
Setelah Pemilu tahun 2004, dia kemudian diajak rekan-rekannya untuk kembali ke PPP. Lalu, Haji Lulung menjabat Ketua DPC PPP Jakarta Pusat. Karier politiknya semakin moncer. Dia terpilih sebagai anggota DPRD DKI Jakarta pada Pemilu 2009. Perolehan suaranya terbilang banyak ketimbang kader-kader PPP lainnya.
Baca juga: Haji Lulung, Sosok yang Sangat Berjasa bagi Perjuangan PPP di Ibu Kota
Jabatannya pun semakin naik. Haji Lulung yang merupakan salah satu tokoh berpengaruh di Pasar Tanah Abang ini sempat menjadi Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta sekaligus Ketua DPW PPP DKI Jakarta. Namun, pada November 2014, Haji Lulung dicopot sebagai Ketua DPW PPP DKI Jakarta. Saat itu, PPP mengalami dualisme kepemimpinan antara Romahurmuziy (Romi) Versus Suryadharma Ali. Isunya saat itu, Haji Lulung dipecat Kubu Romi karena mendukung PPP versi Suryadharma Ali.
Setelah Suryadharma Ali ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan korupsi penyelenggaraan haji di Kementerian Agama tahun 2011-2013, gerbongnya dipimpin oleh Djan Faridz. Haji Lulung pun berada di kubu Djan Faridz.
Lihat Juga :