Ketika Banjir Bandang Tewaskan 252 Warga di Lereng Semeru, Ini Perintah Soeharto
Senin, 06 Desember 2021 - 14:12 WIB
loading...
A
A
A
Catatan resmi terakhir pemerintah menyebutkan 252 orang tewas, 152 orang luka-luka dan 120 lainnya hilang dalam musibah tersebut. Bagaimana reaksi pemerintah?
Baca juga: 27 Warga Lumajang Masih Hilang Pasca Erupsi Semeru, BPBD Kesulitan Mencari
Dikutip dari buku Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita terbitan Antara Pustaka Utama, 2008, Presiden Soeharto menginstruksikan agar sungai-sungai di Lumajang dinormalisasi. Perintah itu disampaikan Soeharto kepada Menteri Pekerjaan Umum Purnomosidi.
”Presiden juga minta supaya jalan-jalan secepatnya dibersihkan supaya kehidupan rakyat setempat dapat pulih kembali serta melancarkan usaha-usaha pertolongan. Selain itu, agar diusahakan penyelamatan terhadap produksi padi rakyat,” kata Purnomosidi kepada wartawan seusai bertemu Soeharto di Bina Graha pada Selasa (14/5/1981).
Baca juga: 27 Warga Lumajang Masih Hilang Pasca Erupsi Semeru, BPBD Kesulitan Mencari
Dikutip dari buku Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita terbitan Antara Pustaka Utama, 2008, Presiden Soeharto menginstruksikan agar sungai-sungai di Lumajang dinormalisasi. Perintah itu disampaikan Soeharto kepada Menteri Pekerjaan Umum Purnomosidi.
”Presiden juga minta supaya jalan-jalan secepatnya dibersihkan supaya kehidupan rakyat setempat dapat pulih kembali serta melancarkan usaha-usaha pertolongan. Selain itu, agar diusahakan penyelamatan terhadap produksi padi rakyat,” kata Purnomosidi kepada wartawan seusai bertemu Soeharto di Bina Graha pada Selasa (14/5/1981).
(muh)
Lihat Juga :