Survei IPO: Elektabilitas Anies Tertinggi, AHY Menyodok ke 4 Besar

Minggu, 05 Desember 2021 - 17:56 WIB
loading...
Survei IPO: Elektabilitas...
Dalam survei Indonesia Political Opinian (IPO), elektabilitas Anies Baswedan paling tinggi mencapai 21,3%. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan semakin moncer sebagai calon presiden ( capres) 2024 . Dalam survei Indonesia Political Opinian (IPO), elektabilitas Anies paling tinggi, jauh meninggalkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

IPO melakukan survei tatap muka pada 29 November hingga 2 Desember 2021. Penarikan sampel dilakukan dengan metode multistage random sampling dengan jumlah responden mencapai 1.200 orang yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Survei ini memiliki margin of error kurang lebih 2,5% pada tingkat kepercayaan 95%.

Dalam survei kali ini, IPO menyajikan 30 nama tokoh populer kepada masyarakat yang dianggap berpeluang untuk maju sebagai Calon Presiden (Capres) di Pemilu 2024. Dari survei itu, responden mengerucut lima nama yang memiliki tingkat elektabilitas tertinggi. Mereka adalah Anies Rasyid Baswedan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, Ganjar Pranowo, Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dan Prabowo Subianto.

Baca juga: Survei Capres 2024 Indikator Politik: Prabowo Masih Teratas, Ganjar Terus Mengejar

"Kelompok ketiga, mulai berubah Anies dengan 21,3%, Sandiaga 13,8%, Ganjar 11,6%, AHY 10,2%, dan Prabowo 8,4%," kata Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah Putra dalam diskusi virtual Polemik MNC Trijaya bertajuk 'Pemulihan Ekonomi dan Konstelasi Politik 2024', Sabtu (4/12/2021).

Sosok lainnya yang masuk adalah Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil dengan 7,6 persen lalu Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan.

Menurut Dedi, dalam survei di kelompok ketiga menghasilkan sejumlah nama populer ternyata merangsek naik dibandingkan dengan tokoh-tokoh lama yang ada. "Nama Anies, Sandiaga, dan Ganjar masuk, rupanya Prabowo turun drastis hingga di bawah AHY," tutur Dedi.

Baca juga: Survei Cawapres 2024: Elektabilitas Sandiaga Uno Tertinggi
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
5 Peristiwa Politik...
5 Peristiwa Politik Pekan Ini: Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden, Prabowo Terima JK, hingga Mahasiswa Turun ke Jalan
Nanik S Deyang Merapat...
Nanik S Deyang Merapat ke Istana, Mau Lapor Efisiensi Anggaran MBG
Prabowo Bakal Bertemu...
Prabowo Bakal Bertemu JK
Canda Prabowo ke HIPMI:...
Canda Prabowo ke HIPMI: Pengusaha Indonesia Banyak Dosanya
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Setelah Chatib Basri,...
Setelah Chatib Basri, Menkes Merapat ke Istana Temui Prabowo
Rekomendasi
Isak-Gyokeres Mengamuk,...
Isak-Gyokeres Mengamuk, Swedia Gilas Tunisia dan Rebut Takhta Grup F
Polisi Tangkap 2 Pelaku...
Polisi Tangkap 2 Pelaku yang Hendak Culik Lansia di PIK Jakut
Kapten Iran: Perang...
Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Perang Iran: Dari Bertahan...
Perang Iran: Dari Bertahan Hidup Menjadi Pengatur Kawasan?
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Gugatan CLS terkait...
Gugatan CLS terkait Ijazah Wapres Gibran Lanjut ke Pemeriksaan Pokok Perkara
Boni Hargens Lihat Polri...
Boni Hargens Lihat Polri Makin Humanis: Kunci Stabilitas Sosial Politik
BPIP Ajukan Tambahan...
BPIP Ajukan Tambahan Anggaran Rp370 Miliar untuk 2027
Jaksa Agung Serahkan...
Jaksa Agung Serahkan Hasil Pemulihan Aset Rp1,22 Triliun ke Purbaya
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved