Sindir Gus Ipul, PWNU DKI Jakarta: Muktamar NU Bukan Pilpres
Minggu, 05 Desember 2021 - 10:00 WIB
loading...
A
A
A
Tokoh Nahdlatul Ulama asal Magelang, Jawa Tengah ini menilai seharusnya Gus Ipul paham aturan organisasi sehingga tidak menjatuhkan marwah NU sebagai organisasi.
"Sebagai tokoh NU sekaligus pengurus PBNU, Saiful mestinya paham aturan organisasi Ini menjadi preseden buruk bagi pengurus NU lainnya baik di tingkat wilayah maupun cabang. Aneh sekali jika ada pengurus tapi senangnya bikin gaduh, bikin organisasinya sendiri kehilangan marwah,"kata Gus Kholis.
Sampai hari ini, tarik ulur jadwal pelaksanaan Muktamar Ke-34 NU masih berlangsung. Dengan dalih kebijakan PPKM level 3 dari pemerintah menjelang tahun baru, kubu PBNU mengusulkan agar muktamar ditunda hingga akhir Januari.
Tetapi Rais Aam menerbitkan surat perintah agar nuktamar digelar tanggal 17 Desember. Alasannya, muktamar tidak bisa diundur karena pada akhir Desember pengurus saat ini sudah demisioner. Belakangan, muncul opsi untuk mengembalikan jadwal muktamar seperti rencana semula yang disepakati pada Konbek NU, yaitu 23-25 Desember.
"Sebagai tokoh NU sekaligus pengurus PBNU, Saiful mestinya paham aturan organisasi Ini menjadi preseden buruk bagi pengurus NU lainnya baik di tingkat wilayah maupun cabang. Aneh sekali jika ada pengurus tapi senangnya bikin gaduh, bikin organisasinya sendiri kehilangan marwah,"kata Gus Kholis.
Sampai hari ini, tarik ulur jadwal pelaksanaan Muktamar Ke-34 NU masih berlangsung. Dengan dalih kebijakan PPKM level 3 dari pemerintah menjelang tahun baru, kubu PBNU mengusulkan agar muktamar ditunda hingga akhir Januari.
Tetapi Rais Aam menerbitkan surat perintah agar nuktamar digelar tanggal 17 Desember. Alasannya, muktamar tidak bisa diundur karena pada akhir Desember pengurus saat ini sudah demisioner. Belakangan, muncul opsi untuk mengembalikan jadwal muktamar seperti rencana semula yang disepakati pada Konbek NU, yaitu 23-25 Desember.
(muh)
Lihat Juga :